Nadiem: Sekolah Roboh Tanggung Jawab Pemda

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengaku sedih begitu mendengar info tersebut Selasa siang (5/11). Tak lupa Nadiem ikut prihatin dan mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya korban yang tertimpa reruntuhan bangunan kelas.  ”Saya luar biasa sedihnya mendengar berita di Pasuruan,” terangnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di komplek parlemen kemarin.

Sejak menerima berita tersebut mantan bos GO-jek itu sudah mengirimkan tim Inspektorat Jenderal Kemendikbud. Melakukan pemeriksaan dan investigasi di SDN Gentong Pasuruan. Sebab, berdasarkan informasi yang dia terima, kejadian tersebut bukan yang kali pertama terjadi.

”Ini benar-benar isu yang sangat penting karena keamanan murid dan guru kita itu nomor satu,” kata Nadiem.  Jadi, harus dipikirkan secara terstruktur agar bisa mengantisipasi kejadian serupa terjadi lagi. ”Fokus kami kedepan itu bagaimana Kemendikbud bisa membantu pemda maupun semua instansi terkait,” imbuhnya. Sehingga, menciptakan sistem monitoring yang berkelanjutan. Bukan kalau kejadian kemudian monitoring secara keseluruhan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi menuturkan, upaya pembangunan kembali empat ruang kelas SDN Gentong Pasuruan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah (pemda). Sebab, dana untuk pendidikan sudah diserahkan dari pusat ke daerah sejak awal masa anggaran tahunan. ”Sumbernya bisa melalui APBN maupun DAK (dana alokasi khusus, Red),” ucap Didik.

Ada juga anggaran dari Kementerian PUPR untuk rehabilitasi dan pembangunana sarana pendidikan. ”Harapannya itu menjadi salah satu yang bisa dipakai untuk menyelesaikan sekolah2 yang perlu rehab berat,” jelas pria asal Nganjuk itu.

Meski begitu, dia mengakui pendataan di daerah belum akurat. Sehingga harus diteliti lagi. ”Urusan data ini yang paling serius lo,” ujarnya. Karena menyangkut dengan penyaluran dan penggunaan dana anggaran agar tepat sasaran. Saat ini Kemendikbud sedang menata kembali sistem data pokok pendidikan (dapodik). Terkait kejadian sekolah roboh di Pasuruan, kepala sekolah dapat mengajukan permohonan ke pemda setempat. Dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan.

Read Previous

Giliran Musta’an Ditahan Jaksa

Read Next

Desa Wisata yang Terkendala Sampah Melimpah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *