Nikmati Bunga Deposito APBD, Kejari Tahan Direktur BUMD Kapuas Hulu

DITAHAN: Penyidik Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu saat menahan Supardi, Direktur Perusahaan Daerah (PD) Uncak Kapuas. Ia ditahan atas kasus dugaan korupsi penyertaan modal APBD Kapuas Hulu.

PUTUSSIBAU– Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu menahan Supardi, Direktur Perusahaan Daerah (PD) Uncak Kapuas, kemarin.Salah satu pimpinan Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Kapuas Hulu ini diduga terlibat kasus korupsi penyertaan modal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu. Supardi ditahan setelah menjalani serangkaian pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik kejaksaan.

“Hari ini kami resmi menahan tersangka atas nama Supardi terkait kasus tindak pidana korupsi atas penyertaan modal yang tidak direalisasikan untuk pembangunan hotel,” ujar Kasi Pidsus Kejari Kapuas Hulu, Martino Andreas Manalu, kemarin.

Untuk sementara yang bersangkutan ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Putussibau hingga 20 hari mendatang. Menurut Manalu, penyidikan terhadap dugaan korupsi ini dimulai sekitar April 2019 lalu dengan memeriksa sekitar 20 saksi.

Menurutnya, penyertaan modal dari APBD Kapuas Hulu nilainya sebesar Rp9 miliar. Dalam pengelolaan anggaran, tersangka tidak melaksanakan kegiatan fisik sesuai dengan yang direncanakan. Dana tersebut justru didepositokan di Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar).

“Harusnya dana penyertaan modal itu digunakan untuk pembangunan hotel sesuai peruntukannya. Namun dana tersebut masuk dalam tabungan deposito dan bunganya digunakan tersangka untuk operasional pribadi,” bebernya.

Dari bunga deposito tersebut, tambah Manalu, tersangka tidak bisa mempertanggungjawabkan kurang lebih sebesar Rp500 juta yang dianggap sebagai kerugian negara. Saat disinggung tentang kemungkinan adanya tersangka lain, Manalu mengaku masih menunggu hasil proses penyidikan. (arf)

Read Previous

Amankan Penerimaan, Kanwil DJP Kalbar Canangkan Joint Team

Read Next

Final Ideal Honda DBL 2019; SMA Santu Petrus VS SMA Santo Paulus

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *