Nikmatnya Roti Mantau Golden Tulip

Roti mantau nikmat khas Hotel Golden Tulip. foto Shando Safela

PONTIANAKPOST.CO.ID, PONTIANAK – Roti merupakan makanan yang paling banyak dihidangkan dalam jamuan makan di hotel berbintang. Roti terbagi atas beberapa jenis olahan, tergantung dari bahan bakunya yang beraneka ragam. Mulai dari tepung beras, gandum hingga yang paling sering digunakan adalah tepung terigu.

Di Amerika dan Eropa sendiri, roti dihidangkan untuk memenuhi sumber karbohidrat. Berbeda dengan di Asia, tidak banyak yang mengkonsumsi roti sebagai makanan sehari-hari.

Dari berbagai jenis roti, Hotel Golden Tulip Pontianak menyajikan satu jenis roti yang jarang disajikan di Pontianak, roti mantau namanya. Roti mantau atau mantao merupakan roti terigu asal Tiongkok yang mengalami akulturasi budaya. Di Indonesia sendiri, roti mantau dikenal sebagai roti khas dari Balikpapan, Kalimantan Timur.

General Manager Hotel Golden Tulip, Danuri Efendi mencoba menyajikan roti mantau di hotelnya. Dia menjadi salah satu orang yang berpengalaman membuat roti mantau di Balikpapan.

“Roti mantau disini disajikan bersama sapi cabe kering. Dulu sedikit yang suka, sekarang malah jadi oleh-oleh khas Golden Tulip,” kata Danuri

Roti mantau dan daging sapi cabe kering.

Pontianak Post berkesempatan mencicipi roti mantau yang dipadukan dengan sapi cabe kering. Roti mantau tersebut digoreng terlebih dahulu, hingga menambah rasa nikmat dengan kulit luar yang krispi. Daging sapi diolah dengan cabe kering yang ditumis kecap. Cara mencicipinya bisa menggunakan sumpit atau tangan. Jika menggunakan tangan, tinggal sobek sedikit rotinya, cubit roti bersama daging sapi, langsung disantap, terasa nikmatnya.

“Rasanya nikmat, cocok dihidangkan saat sarapan ataupun makan malam,” kata Jemi Ibrahim, salah satu pengunjung Golden Tulip. (ndo)

Read Previous

Ingin Tubuh Ideal, Batasi Asupan Kalori Per Hari, Ini Solusinya

Read Next

Kajari Pontianak Optimis Raih WBK

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *