Operasikan Lintasan Penyeberangan Teluk Malike – Jangkang II

LINTASAN PENYEBERANGAN:  Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo berfoto bersama, perwakilan PT. ASDP Indonesia Ferry Pontianak, Balai Pengelolal Transportasi Darat Wilayah XVI Kalbar, Kadsihub Kubu Raya dan sejumlah pihak lainnya, usai melaunching lintasan penyebrangan Teluk Malike – Jangkang II | humas Pemkab Kubu Raya 

SUNGAI RAYA — Lintasan penyeberangan Teluk Malike-Jangkang II Kecamatan Kubu, Kamis (7/11) resmi beroperasi dan bisa digunakan masyarakat. Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo mengatakan dengan beroperasinya lintasan penyeberangan Teluk Malike-Jangkang I tentu akan semakin memudahkan mobilisasi masyarakat dalam mengangkut hasil bumi dan melakukan beragam aktivitas lainnya.

“Kalau sebelumnya, hasil panen masyarakat setempat terbatas pemasarannya. Diharapkan dengan beroperasinya lintasan penyeberangan Teluk – Malike Jangkang I ini bisa lebih memudahkan masyarakat untuk mobilisasi, termasuk mengangkut hasil bumi yang dimiliki untuk di pasarkan lebih luas lagi,” kata Sujiwo usai melaunching Lintasan Penyeberangan Teluk Malike-Jangkang II Kecamatan Kubu, Kamis (7/11).

Untuk mendorong percepatan pembangunan daerah, kata Sujiwo Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga akan berupaya keras membuka keterisolasian sejumlah daerah di kabupaten ini misalnya dengan membuka akses baru seperti penyeberangan sungai.

Usai lintasan penyeberangan Teluk Malike – Jangkang II, kata Sujiwo pihaknya juga akan berupaya mendorong akses serupa disejumlah titik Kubu Raya.

Di sisi lain untuk mendorong optimalisasi lintasan penyeberangan tersebut, kata Sujiwo Pemerintah Kubu Raya juga akan mendorong memberikan regulasi kebijakan dengan membangun jalan darat di kawasan tersebut.

“Dukungan pembangunan jalan darat ini kawasan penyeberangan hidup, pergerakan ekonomi di sekitar kawasan tersebut lebih maksimal,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kubu Raya, Odang Prasetyo menambahkan, usai melaunching lintasan penyeberangan Teluk Malike -Jangkang II, dalam waktu dekat pihaknya bersama tim ASDP juga akan melakukan kajian di sejumlah titik lainnya seperti Desa Sungai Bulan -Jangkang I, Suka Lanting – Terentang dan  Kubu-Padang Tikar.

“Kalau sejumlah titik ini bisa kembali dibangun lintasan penyeberangan maka bisa dipastikan mobilisasi dan aktivitas perekonomian masyarakat terutama dalam mengangkut atau menjual hasil buminya ke daerah lain bisa jauh lebih maksimal. Ini tentunya juga akan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Odang menambahkan satu unit fery yang beroperasi di lintasan penyeberangan Teluk Malike – Jangkang II tersebut bisa mengangkut sekitar 4 kendaraan roda 4, 20 unit sepeda motor dan lebih dari 200 orang.

“Saya rasa ini sudah lebih dari cukup untuk menunjang aktivitas mobilisasi masyarakat,” terangnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Suharso berharap dengan di launchingnya lintasan penyeberangan Teluk Malike – Jangkang I  bisa kian memudahkan masyarakat dalam berpergian yang tentunya tingkat kesejahteraan masyarakat ikut naik.

“Saya yakin dengan hadirnya lintasan penyeberangan ini maka aktivitas ekonomi masyarakat bisa lebih cepat meningkat dan memudahkan mereka mengangkut  hasil pertanian, barang, dan sejenisnya ke daerah lain,” ungkapnya.

Suharso juga berharap Pemerintah Kubu Raya bisa mendukung aktivitas lintasan penyeberangan tersebut dengan membangun akses jalan yang lebih memadai. Saat ini kata dia ruas jalan dari Pinang Dalam ke Teluk Malike sekitar 40 persen kondisinya masih baik, 30 persen dalam kondisi sedang dan 30 persen dalam kondisi rusak. “Panjang jalan dari Desa Pinang Dalam ke Teluk Malike itu sekitar31 kilometer. Jadi saya rasa bisalah secara bertahap diupayakan untuk peningkatan infratsruktur jalannya,” pungkasnya. (ash)

 

Read Previous

Insting Manis Mancisidor

Read Next

UMK 2020 Landak Rp 2,5 Juta

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *