Optimalisasi PLBN Aruk, Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Perbatasan

EKSPOR: Gubernur Kalimantan Barat saat meresmikan ekspor dari PLBN Aruk. IST

ARUK—Bea Cukai Sintete terus menyosialisasikan fasilitas kepabean seperti Kemudahan Impor Untuk Tujuan Ekspor-Industri Kecil Menengah (KITE IKM) maupun Kawasan Berikat yang dapat digunakan masyarakat untuk menumbuhkan industri pengolahan hasil bumi dan perikanan sehingga meningkatkan nilai barang yang akan diekspor.

Demikian ditegaskan Kepala Kantor Bea Cukai Sintete Denny Prasetyanto saat rapat koordinasi bersama Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji di Aula Wisma Indonesia, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Kabupaten Sambas, belum lama ini. Bea Cukai Sintete sebagai tim percepatan ekspor ikut menghadiri undangan rakor tersebut.

Dengan melihat pertumbuhan ekonomi masyarakat Sambas akhir-akhir ini, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyampaikan bahwa tujuannya mengadakan rapat koordinasi ini untuk mewujudkan program Presiden sesuai dengan nawa cita yang ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Salah satu wujudnya adalah pembangunan PLBN Aruk dan harapannya bisa membangun ekonomi domestik dengan produk-produk yang unggul, sehingga dapat dikenalkan ke negara lain dengan ekspor melalui PLBN Aruk.

Dalam rapat koordinasi ini, setiap perwakilan instansi menyampaikan ide-ide dan apa saja yang menjadi penghambat dalam melaksanakan ekspor melalui PLBN Aruk. Untuk saat ini barang yang masuk ke Indonesia merupakan hasil olahan, sementara yang diekspor merupakan hasil bumi yang belum dikelola, dimana nilai tambahnya masih kurang.

Seluruh instansi termasuk pemda saat ini berupaya meningkatkan sinergi dalam pengoptimalan PLBN Aruk untuk meningkatkan perekonomian masyarakat terutama masyarakat Singkawang, Bengkayang dan Sambas.

Setelah diadakan rapat koordinasi ini, Gubernur Kalimantan Barat bersama instansi lainnya turun ke titik nol perbatasan Indonesia-Malaysia untuk menyaksikan ekspor yang sudah diakselerasikan. (r/*)

Read Previous

Urusan Panjang karena Utang

Read Next

Membungkam Mulut Ibra

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *