Optimalkan Pelayanan Penerbangan Bandara Supadio

PANTAU: Executive General Manager Bandara Internasional Supadio Eri Braliantoro turut memantau jadwal penerbangan Khusus di Bandara Supadio. ISTIMEWA 

SUNGAI RAYA—Selang satu hari melayani exemption flight  atau penerbangan khusus, Minggu (10/5), Executive General Manager Bandara Internasional Supadio Pontianak, Eri Braliantoro, meninjau pelaksanaan pelayanan exemption flight di bandara.

“Pada Minggu (10/5), ada dua penerbangan khusus berjadwal yang beroperasi. Yakni Lion dengan rute CGK-PNK dan Citilink dengan rute SUB-PNK. Kemarin sudah mendahului satu penerbangan Garuda dari CGK,” kata Eri, seraya mengatakan pada penerbangan tersebut membawa para pekerja dan pelayan kesehatan.

Seperti diketahui sebelumnya, sejak 25 April 2020, Bandara Internasional Supadio hanya melayani penerbangan khusus kargo dan penerbangan pengecualian lainnya yang diperbolehkan oleh pemerintah. Sejak Sabtu (9/5), penerbangan komersial yang bersifat khusus kembali beroperasi dan dilayani.

Menurut Eri, peninjauan yang dilakukanya itu bertujuan memastikan bahwa pelayanan yang dilakukan sesuai dengan protokol dan ketetapan yang telah ditentukan oleh pemerintah.

“Kami meminta seluruh maskapai agar penjualan tiket kepada penumpang wajib dilengkapi dengan kelengkapan berkas yang disyaratkan dalam Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, yakni SE Nomor 4 Tahun 2020,” jelas Eri Braliantoro.

Untuk menunjang optimalisasi pelayanan exemption flight, pihak PT Angkasa Pura II (Persero) bekerja sama dengan instansi pemerintah lain seperti TNI, Polri, Dinas Perhubungan Propinsi Kalbar, Airnav dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dengan membangun posko bersama sebagai tempat monitoring dan pengamanan pelayanan bandara, sebagai langkah pengendalian percepatan penanganan Covid-19 di Bandara Internasional Supadio.

Eri Braliantoro menerangkan beberapa fasilitas juga dipersiapkan untuk mengoptimalkan pelayanan penerbangan khusus ini. “Posko Pengendalian Percepatan Penanganan Covid-19 di Bandara Internasional Supadio Pontianak ini ditempatkan di curbside area. Akan ada beberapa personil dari beragam instansi yang standby untuk melayani pengguna jasa bandara. Selain itu kami juga menyiapkan sarana prasarana untuk verifikasi berkas penumpang yang dapat ditempati oleh pihak maskapai dan menyediakan tempat khusus untuk petugas KKP. Di area check in counter , kami menambahkan akrilik sebagai pembatas antara penumpang dan petugas saat melakukan check in,” ungkapnya.

Eri Braliantoro menambahkan beberapa fasilitas yang sudah dipersiapkan selama ini tetap dioperasikan untuk pelayanan. “Pengecekan suhu tubuh, hand sanitizer, physical distancing sign dan baggage through disinfectant yang sudah ada juga tetap digunakan dan dioptimalkan,” terangnya, seraya menambahkan PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola bandara akan terus menyediakan dan mengevaluasi seluruh fasilitas yang disediakan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. (ash)

error: Content is protected !!