Pabrik Karet Tetap Salurkan Sembako ke Masyarakat

SEMBAKO: Tiga perusahaan pabrik karet di Siantan menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Aristono/Pontianak Post

Bahan Baku Minim, Jam Kerja Dikurangi

PONTIANAK – Sejumlah pabrik karet di Kalimantan Barat saat ini mengurangi jam operasionalnya. Hal ini karena minimnya karet yang disuplai dari perkebunan. Ketua Gabungan Perusahaan Perkebunan Karet Indonesia, Jusdar menyebut suplai berkurang sejak dua bulan terakhir. Menurutnya hal ini lantaran kegiatan menoreh menurun karena ada isu penutupan pabrik karet akibat Covid-19.

“Para petani mengeluhkan harga yang rendah, sehingga mereka enggan menoreh. Ditambah lagi hoaks yang beredar menyebutkan pabrik-pabrik tidak mau membeli karet petani, karena operasional tutup selama krisis Covid-19. Padahal tidak begitu. Malahan, saat ini pabrik sangat kekurangan bahan baku,” ujarnya saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga Siantan, Senin (18/5).

Kendati omzet dan kegiatan operasional menurun, pihaknya tetap berusaha menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Dirinya mewakili tiga pabrik karet yang beroperasi di Pontianak Utara yakni  PT Hok Tong, PT Sumber Djantin dan PT Sumber Alam memberikan bantuan paket sembako. Penyerahan secara simbolis kepada Camat Pontianak Utara. “Bantuan ini sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak wabah Covid-19,” ujar Jusdar, Senin (18/5).

Dia menjelaskan bahwa bantuan tersebut terutama ditujukan kepada mereka yang belum mendapat bantuan dari pemerintah. Pihaknya berharap paket bantuan yang berisi beras, minyak goreng dan susu dapat meringankan beban masyarakat di tengah wabah. “Bahkan kita juga memberikan kepada yang sudah mendapat bantuan, tapi masih memerlukan tambahan bantuan,” katanya.

Untuk penyaluran, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kecamatan Pontianak Utara yang nanti disebar melalui RT atau RW setempat. Camat Pontianak Utara, Kuswandi mewakili pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kepedulian pabrik yang beroperasi di daerahnya.

“Tentu bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat kita yang terdampak Covid-19. Kita tahu dengan wabah ini aktivitas ekonomi jadi terganggu sehingga pendapatan masyarakat mulai turun. Nah, ada bantuan tentu sedikit banyak mampu memberikan semangat dan meringankan beban keluarga,” jelas dia.

Pihaknya dari pemerintah juga terus mengimbau masyarakat untuk aktif bersama memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. “Tugas kita bersama selalu berpola hidup bersih dan sehat serata gunakan masker kau keluar rumah, jaga jarak, cuci tangan dan lainnya,” pungkasnya. (ars)

 

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!