Padam Setelah Lima Hari, Pemadam Lega

karhutla

PADAM: Tim Satgas Karhutla Sengah Temila berusaha memadamkan api di lahan PT ANI, Dusun Semayam Desa Sebatih, Rabu (18/9) lalu. Setelah lima hari, api berhasil dipadamkan. ISTIMEWA

NGABANG – Kebakaran yang terjadi di Kuala Sengah (warga menyebutnya Kuala Sampas), Rt. Kuala Sampas, Dusun Semayam Desa Sebatih Kecamatan Sengah Temila akhirnya berhasil dipadamkan, pada Rabu (18/9).

BPBD, Damkar, Satpol-PP dan Damkar Kamuda 137 dan pihak perusahaan berjibaku bergandengan tangan memadamkan api yang hampir saja masuk ke pemukiman masyarakat Kuala Sampas. Kebakaran yang terjadi dua hari lalu, sudah dapat dipadamkan sehingga BPBD serta Team Damkar dari Kamuda 137 sudah meninggalkan lokasi kebakaran.

Humas PT Wilmar Group, Gregorius Uus menyampaikan apresiasinya terhadap bantuan tim pemadam kebakaran yang diturunkan pemerintah yakni BPBD, Damkar Satpol-PP, Kamuda 137, TNI dan Polri.

“Tentunya kita sangat mengapresiasi kepada pemerintah yang sudah banyak membantu dalam menurunkan tim pemadam kebakaran yang terjadi di wilayah Kuala Sampas. Reaksi cepat yang dilaksanakan sangat membantu kita dalam kejadian ini terutama respon Bupati Landak dalam mengatasi karhutla,” ujar Uus.

Lebih lanjut Uus mengatakan bahwa api yang begitu cepat membesar karena tiupan angin, namun sangat disesalkan karena akibat kebakaran hutan ini sempat merembet ke perusahaan.

“Api ini awalnya tidak berada di blok milik perusahaan, tetapi kondisi musim kemarau ditambah tiupan angin kemudian dengan struktur tanah lahan gambut akhirnya api dengan mudahnya menghanguskan areal disekitar perusahaan dan kita sangat dirugikan atas kejadian ini tetapi semoga tanaman sawit yang terbakar ini tidak mati semua” jelasnya.
Selain itu, lanjut Uus saat ini belum bisa memastikan berapa total lahan yang terbakar di Kuala Sengah (Sampas) dikarenakan pihak perusahaan masih memeriksa lahan.

“Total lahan yang terbakar masih belum bisa kita pastikan berapa ratus pokok yang terbakar tetapi pihak perusahaan untuk saat ini masih memeriksa secara mendalam untuk mengelompokkan kategori hutan dan pokok sawit yang terbakar dengan tingkatnya masing-masing,” terangnya.

Ditempat terpisah Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan semua pihak yang turut membantu menangani karhutla di Kabupaten Landak.

“Kita bersyukur akhirnya karhutla disana (Kuala Sampas) sudah padam berkat kerjasama perusahaan, masyarakat, TNI, Polri bersama pemerintah. Dan Saya mengingatkan kepada semua pihak untuk tetap waspada akan terjadinya kebakaran di Kabupaten Landak,” jelas Bupati Landak. (mif)

Read Previous

Beras Lokal Landak Tembus Pasar Modern

Read Next

Perempuan 53 Tahun Ditemukan Tewas di Parit

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *