PAN Jagokan Tiga Calonnya di Pilkada Kalbar

PONTIANAK–Partai Amanat Nasional benar-benar tidak mau ketinggalan momen menghadapi perhelatan pesta Pilkada serentak di Kalimantan Barat. Tujuh Pilkada di

Kalbar akan menjadi ajang ujicoba kader sendiri untuk bertarung memperebutkan kursi Bakal Calon Kepala Daerah (Bacalonkada). “Yang jelas, kami serius mendorong  dan mempersiapkan kader sendiri untuk memperebutkan kursi Bakal Calon Bupati atau Bakal Calon Wakil Bupati pada 7 daerah. Namun sekarang, gambaran sementara sedikitnya ada 3 kader yang akan bertarung,” kata Dr. Ardiansyah, SH, MH Wakil Ketua DPW PAN Kalbar.

Menurutnya PAN sudah hampir final menyiapkan peta politik untuk memperebutkan kursi kepala daerah. Final kesiapannya bahkan sudah lebih dari 80 persen. “Hampir rampung kami, meski ada beberapa daerah masih terjadi tarik ulur untuk menyambungkan kursi koalisi,” ungkapnya.

DPP dan DPW PAN Kalbar sendiri tetap semaksimal mungkin mendorong kader sendiri untuk maju pada pesta Pilkada di 7 Kabupaten di Kalimantan Barat. Nah, soal koalisi juga, sepertinya sudah hampir final persabahatan politik untuk mendorong Bacalonkada maju. Salah satunya dengan partai besar seperti PDI Perjuangan.

“Tidak menutup kemungkinan bertambah koalisinya mengarah ke final. Dalam tahapan,” ujarnya.

PAN sendiri memastikan di beberapa daerah seperti di Kabupaten Melawi mendorong kader sendiri yakni Ketua DPD PAN Melawi, Ketua DPD PAN Ketapang dan anggota  DPRD Putusibau dari PAN untuk maju. Sementara di Kabupaten Sintang, Sambas, Bengkayang dan Sekadau masih dalam proses penjajakan. “Untuk empat daerah ini, kami harus akui kader sendiri belum tergambar jelas. Juga petanya harus berkoalisi. Pastinya perolehan kursi DPRD masing-masing kabupaten juga cukup tinggi. Hanya Kabupaten Bengkayang, suara PAN minim,” ucapnya.

Sementara, DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah menentukan dukungannya untuk Pilkada di Kabupaten Melawi. Pasangan Dadi-Kluisen refresentasi dari PAN-PDI Perjuangan akan didorong untuk bertarung melawan petahana dan bacalonkada lainnya. “Di Melawi sudah ada gambaran, arah mana PKS. PKS mendorong Dadi refresentasi dari PAN dan Kluisen dari PDI Perjuangan. Kemungkinan bersama koalisi PPP juga. Namun, pilkada di daeeah lain masih menunggu dari DPP seperti apa arahannya, meski beberapa nama sudah kami dorong maju bertarung,” ungkap Arief Joni Prasetyo, Ketua DPW PKS Kalbar baru-baru ini.

Menurutnya di Kabupaten Melawi, PKS mendorong Dadi-Kluisen karena punya alasan kuat. Selain satu visi-misi juga dicocok-cocokan dengan pertimbangan tingginya  elektabilitas jadi alasan partai mendorongnya.

“PKS sebenarnya ingin kader maju, tetapi setelah dicocok-cocokan ternyata belum memperoleh jodoh. Namun kesamaan  visi-misi dan reformasi agresif mewujudkan Melawi membangun menjadi alasan PKS mendorong duet Dadi-Kluisen maju di Kabupaten Melawi,” ujarnya.

Untuk Kabupaten Sambas, petahana Bupati Atbah Romin Suhaili sudah memiliki gambaran siapa bakal calon wakilnya. Namun memang masih dikonsultasikan dengan DPP  PKS. Nantinya nama tersebut juga akan menjadi bahan rujukan bersama supaya saling mengisi dan tepat. “Sudah ada namanya. Tinggal kami umumkan ke publik saja.

Siapapun bisa saja. Bisa dari partai koalisi, internal atau siapa saja. Pastinya pertimbangan Bacalonkada untuk Wabup mampu saling menggisi dan mendorong  perolehan suara,” ucapnya.

Pilkada di Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau sudah melalui proses ke wilayah masing-masing. Nantinya dari DPW akan mmendorong untukk segera diberikan SK oleh DPP PKS, siapa bacalonkada diusung. (den)

loading...