Panggung Si Tukang Diving

LIVERPOOL–Sadio Mane dan diving jadi tema perang urat syaraf duel Liverpool melawan Manchester City, malam nanti WIB. Tactician City Pep Guardiola yang telah menebar psywar mengklaim kalau Mane adalah pemain spesialis diving.. Padahal sama dengan Mane, City pun juga memiliki pemain yang jago diving.

Raheem Sterling misalnya. Makanya, Anfield malam nanti bak panggung pertunjukkan bagi si tukang diving (siaran langsung TVRI/Mola Web & App/Mola Matrix/Mola Polytron Streaming pukul 23.30 WIB). Pertanyaannya, siapa yang bakal melakukannya? ”Kalau memang itu (diving) bisa berbuah penalti, aku pasti akan diving lagi,”canda Mane seakan menyindir tudingan Pep dalam wawancaranya dengan Liverpool Echo.

Tudingan Pep ke Mane tersebut berdasarkan dari diving Supermane, julukan Mane. Tepatnya saat Liverpool mengalahkan Aston Villa pekan lalu WIB (2/11). Mane menjatuhkan diri setelah dilanggar bek kanan Villa Frederic Guilbert di kotak penalti. Tetapi wasit Jon Moss mengganjar Mane dengan kartu kuning pada menit ke-37.

”Apa yang dikatakan Juergen benar. Aku tidak diving,” tambahnya membela diri. Rekan setim Mane di Liverpool,

Georginio Wijnaldum menyebut ucapan Pep hanya opini Sang Filsuf, julukan Pep, saja. ”Dia hanya bisa beropini bahwa Sadio hobi diving. Dari mana dia bisa mengatakan seperti itu?” kecam Gini, sapaan akrab Wijnaldum kepada Goal.

Dia juga membeberkan jumlah hukuman kartu kuning yang didapat Mane karena diving. ”Aku rasa baru sekali Sadio mendapatkannya (kartu kuning karena diving). Jadi jika dia berkata kami doyan diving, aku pikir itu agak aneh. Tapi ini hanya pendapatku saja,” tambah gelandang dengan minute play Premier League terbanyak di Liverpool itu.

Ya, benar kata Wijnaldum. Mane memang baru sekali menerima kartu kuning di Premier League. Baru pekan kemarin saja. Bahkan, dalam dua musim terakhir di Premier League, cuma tiga kartu kuning diberikan wasit untuk pemain-pemain Liverpool. Dua pemain Liverpool yang pernah kena kartu kuning gara-gara diving adalah Mohamed Salah dan Daniel Sturridge.

Kedua pemain itu juga masing-masing menerima satu kartu kuning. Coba bandingkan dengan City. Dua musim terakhir, klub berjuluk The Citizens itu menempatkan dua nama sebagai sosok yang banyak dikartu kuning gara-gara diving. Heemio, sapaan akrab Sterling, tiga kartu kuning, dan tiga kartu kuning lagi bagi Leroy Sane.

Jumlah diving itu memang masih kalah banyak dibanding Wilfried Zaha (Crystal Palace) dan Dele Alli (Tottenham Hotspur) yang sama-sama empat kali merasakannya. Jamie Carragher sebagai mantan bek Liverpool dan pandit Sky Sports, menganggap komentar Pep bukan sebagai bentuk mind games.

”Aku pikir itu (tudingan diving ke Mane) sebagai bentuk luapan emosi Pep setelah skuad asuhannya mengalahkan Southampton. Ucapan Pep tersebut lebih seperti ucapan dari fans yang tidak bisa menyembunyikan betapa muaknya lawan ketika mampu memenangi laga saat menit-menit akhir,” tutur Carra, sapaan akrab Carragher.

Diving Sterling juga sedang hangat-hangatnya. Mantan pemain Liverpool itu melakukan diving saat Kevin De Bruyne dkk menahan Atalanta 1-1 di San Siro, Milan (7/11). Sekilas, City harusnya mendapat hadiah penalti. Namun, setelah melihat dari review Video Assistant Referee (VAR), ternyata Sterling terjatuh beberapa senti di luar kotak penalti. City pun hanya mendapat hadiah perekik atau tendangan bebas.

Tactician Liverpool Juergen Klopp tak mau latah dengan balik menuding ucapan Pep itu. Sebaliknya, dia malah melempar pujian kepada pemain produk asli akademi Liverpool itu. ”Dia selalu jadi ancaman terbesar,” sebut Klopp, dalam situs resmi klub. Meski, faktanya Sterling tak sekalipun sukses menjebol gawang mantan klubnya itu di Premier League.

Hanya sekali assist-nya musim lalu di Etihad yang dia catatkan. ”Aku tak mau mengecap dia (tukang diving). Ini seperti melihat dia berkembang, berkembang, dan berkembang. Sterling pemain yang bagus untuk City, bagus pula untuk timnas Inggris,” tambah Kloppo, sapaan akrab Klopp. (ren/bas)

Read Previous

Masjid Ikhwanul Muslimin Peringati Maulid Nabi

Read Next

Korban KDRT, Bagaimana Fungsi Seksualnya?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *