Panitia Kurban Gunakan Alas Pisang Pengganti Kantong Plastik

PONTIANAK-Upaya pengurangan plastik terus digencarkan Pemerintah Pontianak. Sadar penggunaan kantong plastik meningkat saat penyembelihan hewan kurban, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono pun mengeluarkan aturan larangan penggunaan plastik sebagai kantong hewan kurban.

Seperti panitia kurban di Masjid Sirajul Munir, Jalan Kom Yos Sudarso Kelurahan Sungai Jawi Luar Kecamatan Pontianak Barat, meniadakan penggunaan kantong plastik buat bungkus daging kurban. Gantinya, mereka menggunakan besek dan daun pisang untuk wadah daging kurban.

“Kita apresiasi kepada panitia kurban di masjid ini karena melaksanakan imbauan yang sudah kita sampaikan terkait meniadakan penggunaan kantong plastik,” ujar Edi Rusdi Kamtono saat membagikan daging kurban secara simbolis di masjid tersebut, Jumat (31/7).

Ia menambahkan, kebijakan yang dikeluarkan ini merupakan bagian dari tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat dalam mengurangi penggunaan kantong plastik. Pihaknya akan menerapkan kebijakan tersebut secara terus-menerus.

“Mudah-mudahan ini bisa menyadarkan masyarakat untuk berusaha mengurangi dampak dari penggunaan sampah kantong plastik,” harapnya.

Sebagaimana yang tertuang dalam surat edaran nomor 42/DLH/TAHUN 2020, imbauan ini dalam rangka pelaksanaan program pengurangan sampah plastik sebagai sumber penghasil sampah.

Pihaknya mengimbau kepada panitia kurban pada Hari Raya Idul Adha 1441 H untuk dapat mendukung program ini dengan tidak menggunakan kantong plastik saat pembagian daging kurban.

Diakuinya, meskipun kantong plastik dinilai lebih praktis namun juga berdampak pada lingkungan.(iza)

loading...