Parit Sungai Jawi Potensi Ekowisata Baru; Tabur Seratus Ikan dan Tanam Pohon di Parit Sungai Jawi

MENABUR: Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menabur benih ikan nila di Parit Sungai Jawi. MIRZA/PONTIANAKPOST

Penataan ekowisata di parit Sungai Jawi secara bertahap mulai dikerjakan Pemerintah Kota Pontianak. Jumat (18/9) pagi penyebaran 100 benih indukan ikan nila di parit dan penanaman pohon tabubuya dilakukan. Harapannya kelak Parit Sungai Jawi akan menjadi potensi ekowisata baru di Pontianak.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

WALI Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, untuk menata ekowisata alur sungai perlu pergerakan melakukan penataan sebagai upaya mempercantik kawasan itu. Yang dilakukan ini, salah satunya di Parit Sungai Jawi.

“Hari ini kami menebar bibit ikan nila sebanyak seratus ekor di Parit Sungai Jawi. Lokasinya tak jauh dari boster PDAM. Selain itu kami juga melakukan penanaman pohon jenis tabubuya di pinggiran paritnya,” ujar Edi.

Edi menjelaskan di tengah pandemi covid-19 ini, ia mengajak warga melakukan kegiatan produktif. Salah satunya bisa dengan meningkatkan kualitas lingkungan di tempat tinggal mereka. Tentunya dengan mentaati protokol kesehatan.

Ia melihat, wilayah Pontianak dimana kondisi alamnya dibelah dengan sungai dan miliki banyak parit sebenarnya menjadi potensi dan harus dimaksimalkan. Oleh karenanya rencana penataan kawasan parit akan dilakukan. Menurutnya jika parit di Kota Pontianak terawat dan bersih, Edi yakin akan menjadi daya tarik kota.

Untuk menyulap parit menjadi bersih lanjutnya bukan tak miliki tantangan. Masalah seperti limbah dan tata kelola IPAL industri, rumah makan dan rumah tangga menjadi batu sandung yang harus dicari solusinya. “Makanya, perlu ada pengawasan dalam penataan dan kebersihan parit ini,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak, Bintoro mengatakan, rencananya akan ada normalisasi parit. Ini salah satu upaya agar parit menjadi bersih. Jika sudah bersih, maka habitat dan ekosistem bisa terjaga.

“Seperti hari ini kami menabur 100 indukan ikan nila. Kemudian akan dilanjutkan dengan tahap berikutnya. Kita siapkan indukan ikan nila dan ikan mas agar ekosistem agro wisata bisa berjalan baik,” katanya.

Beberapa OPD berkolaborasi berjibaku untuk melestarikan sistem ekowisata dan sebagai pemantik wisata. Nantinya dikawasan Sungai Jawi akan dipersiapkan tanaman-tanaman peneduh dan berpotensi bisa berbuah sehingga bisa dinikmati wisatawan. “Kita berharap ini bisa berjalan dan tuntas,” katanya.

Potensi perikanan sungai di Kota Pontianak bisa berjalan dengan daerah lainnya terutama untuk perikanan sungai air tawar. Kita terus melakukan upaya konservasi bakau dan beberapa kelompok pelestarian terumbu dari bahan bekas. Ini menjadi rencana ke depan.(*)

 

 

 

error: Content is protected !!