Pariwisata Kubu Raya Makin Menggeliat

AYUNAN GANTUNG : Salah satu fasilitas di wisata Hutan Albasia, di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, adalah ayunan gantung yang digantung di antara pepohonan. ISTIMEWA

Perlu Dorongan Infrastruktur

PONTIANAK – Sektor pariwisata di Kabupaten Kubu Raya semakin terlihat menggeliat, seiring bermunculannya berbagai destinasi wisata baru yang menarik. Kebanyakan adalah destinasi wisata alam yang dibalut dengan edukasi hingga wahana bermain. Lokasinya pun ada yang tidak jauh dari pusat kota, sehingga menjadi alternatif berlibur terutama pada akhir pekan.

Terbaru, salah satu destinasi wisata baru di Kabupatan Kubu Raya, adalah Hutan Albasia yang terletak di Dusun Karya Satu Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya. Kawasan yang sebelumnya terabaikan, kini menjadi daya tarik bagi pecinta alam dan masyarakat Kubu Raya. Hutan dengan luas sekitar 3,8 hektar ini, telah disulap masyarakat setempat menjadi objek wisata alam yang asri.

“Awalnya memang terabaikan hutan ini, namun saya lihat sepertinya hutan ini berpotensi untuk dikembangkan jika dikelola menjadi wisata alam. Makanya secara bertahap saya rangkul para pemuda di desa untuk sama-sama membuat hutan ini menjadi objek wisata alam di desa,” kata Kepala Desa Kuala Dua, Abbas.

Selain itu, ada pula Wisata Keluarga Danau Hoce, yang menjadi alternatif destinasi wisata terdekat dari Kota Pontianak. Kawasan wisata yang berlokasi di Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya itu, merupakan danau buatan yang kemudian dimanfaatkan menjadi arena rekreasi. Wisata itu, menyajikan fasilitas seperti saung, kafe, hingga berbagai permainan yang dapat disewa oleh pengunjung, seperti  kano, jetski, sepeda air, hingga pelampung renang. Suasana di lokasi wisata, boleh dikatakan masih cukup asri.

Adapula wisata berbasis agro atau pertanian. Wisata Balek Kampong misalnya, menawarkan konsep wisata alam berbasis edukasi. Wisata yang berlokasi di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap ini, menyediakan fasilitas berupa kolam pemancingan, saung, wahana bermain, arena panahan, serta beberapa spot menarik untuk berswafoto. Pengunjung juga dapat memetik sayuran di kebun yang tersedia di sana, seperti kacang pajang, timun, dan lain sebagainya.

Pemilik Wisata Balek Kampong, Ishaq menuturkan, saat ini semakin banyak yang mengenal wisata Balek Kampong. Hal itu terlihat dari jumlah pengunjungnya yang semakin meningkat, terutama pada akhir pekan.

Selaku penggiat wisata, Ishaq merespon positif menjamurnya destinasi wisata di Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, saat ini masyarakat mendapat banyak pilihan untuk berwisata. “Semakin banyak pilihan bagi masyarakat untuk berwisata di Kubu Raya, ada yang wisata alam di hutan, pantai, ataupun kebun. Semua bisa jadi pilihan yang menarik untuk berlibur,” kata dia.

Insiatif dari masyarakat untuk membangun pariwisata dengan menggali potensi alam di sekitarnya sudah cukup bagus. Lebih-lebih lagi bila mendapatkan dukungan yang optimal dari pemerintah daerah. Sejauh ini, menurutnya dukungan pemerintah semakin meningkat dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya. Pemerintah semakin sadar akan potensi pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi.

Kendati demikian, lanjut dia, tentu masih ada sejumlah hal masih perlu diperkuat untuk mendukung sektor pariwisata di Kubu Raya, salah satunya mengenai infrastruktur. “Saya kira pemerintah tinggal memperbaiki dan memperkuat infrastruktur yang mendukung lokasi-lokasi destinasi wisata itu,” jelas dia.

Di samping itu, dia menilai pemerintah perlu untuk mendorong kualitas sumber daya manusia yang bergerak di sekor yang potensial ini. Kualitas SDM ini dapat ditempa dengan memberikan pembinaan dan pelatihan kepada setiap profesi yang berkaitan dengan kepariwisataan.

Pihaknya juga berharap Pemerintah Daerah dapat bersinergi dengan para pelaku pariwisata untuk melakukan promosi wisata, salah satunya dengan bersinergi pada kegiatan-kegiatan pemerintahan. “Kami berharap semakin dipermudah, serta dibukanya link potensi kerja sama dengan kegiatan pemerintah,” pungkas dia. (sti)

Read Previous

Sinergi Dorong Ekonomi Berbasis Masjid

Read Next

Singkawang Makin Cantik, Siap Sambut Wisatawan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *