Pasang Tinggi Masih Terjadi

BANTU KORBAN: Wakil Bupati Sambas memantau sejumlah rumah warga yang terdampak air pasang laut yang tinggi. IST

SAMBAS—Berdasarkan rilis dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, prakiraan cuaca wilayah pelayanan pada 12-13 Januari 2021, perairan Singkawang–Sambas gelombang masih tinggi.

Sejumlah perairan harus mewaspadai potensi angin kencang lebih dari 20 knots.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas Yudi mengatakan, merujuk para prakiraan cuaca dari BMKG, potensi air rob tinggi masih terjadi di wilayah perairan Kabupaten Sambas. Kewaspadaan masyarakat sangat diharapkan.

“Potensi air rob masih akan terjadi, diharapkan kepada masyarakat terutama yang tinggal di pesisir untuk waspada,” kata Yudi, saat mendampingi Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah SH MH memantau sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga Kecamatan Pemangkat yang terdampak air rob, Kamis (14/1).

Jika memang kondisi sangat rawan, dirinya mengharapkan warga untuk segera mengungsi. “Kalau kondisi tak memungkinkan untuk bertahan di rumah, untuk sementara bisa mengungsi terlebih dahulu. Hal ini bisa dikoordinasikan dengan kepala desa, camat,” kata Yudi.

Selain itu, kewaspadaan lainnya yang perlu dilakukan warga yang tinggal di pesisir ataupun tepian sungai. Mengamankan surat-surat atau barang berharga. Selanjutnya periksa kabel listrik, hal ini dilakukan guna menghindari kejadian yang tak diinginkan.

Wakil Bupati Sambas Hairiah, pada Kamis (14/1), bersama dengan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sambas, Danramil Pemangkat, pihak kepolisian, Camat serta Kepala Desa memantau warga di Desa Penjajab yang terdampak air rob.

Dikesempatan tersebut, Wabup Sambas serahkan sejumlah bantuan yang selanjutnya disampaikan kepada warga yang terdampak yang memerlukan. Bantuan yang disampaikan, diantaranya kebutuhan pangan, termasuk tikar, alat keperluan bayi dan sejumlah barang yang diperlukan lainnya.

Camat Pemangkat, Slamet menyatakan sejumlah warga di Desa Penjajab terdampak adanya air pasang laut yang tinggi. “Bantuan yang disampaikan Pemkab Sambas ini, akan sangat membantu masyarakat yang terkena musibah air pasang laut yang tinggi,” katanya.

Di Desa Penjajab Kecamatan Pemangkat, sejumlah rumah terkena air pasang tinggi, pada Rabu (13/1). Masih terlihat bekas air di bangunan rumah warga, bahkan diantaranya ada yang mengalami kerusakan.

Air pasang tinggi yang terjadi dibarengi dengan hujan yang turun beberapa hari ini membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Sambas banjir. Terutama kawasan yang berada di tepian sungai.

Selain itu, angin kuat yang memicu adanya gelombang laut yang tinggi. Juga berdampak pada pemukiman maupun tempat usaha yang didirikan di pesisir laut. Seperti di Wilayah perairan Jawai, Paloh juga terkena dampak tingginya gelombang laut yang terjadi. (fah)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!