Pasangan Jambret Diringkus

Foto: Seorang wanita yang diduga pelaku jambret berhasil diamankan korban dan warga.HARI KURNIATHAMA/PONTIANAKPOST

SINGKAWANG-Unit Jatanras Satreskrim Polres Singkawang dibantu Timsus Merpati mengamankan seorang laki-laki dan perempuan berinisial R dan M. Keduanya diduga menjambret warga di Jalan Hansip, Kelurahan Sekip Lama, Kecamatan Singkawang Tengah, sekitar pukul 08.00 WIB.

Sebelumnya, M berhasil diamankan lebih dulu oleh korban dan warga di lokasi kejadian, selang beberapa jam kemudian R berhasil diamankan pihak kepolisian Polres Singkawang tepatnya di Jalan Gunung Poteng, Kecamatan Singkawang Timur, sekitar pukul 13.00 WIB.

Wakil Kepala Polres Singkawang, Kompol Wahyu Jati Wibowo mengatakan, saat ini kedua orang yang diduga sebagai pelaku jambret beserta barang bukti kalung sudah diamankan di Mapolres Singkawang.

Menurutnya, korban yang dijambret adalah seorang ibu rumah tangga berinisil D, sedang mengendarai sepeda motor bersama anaknya.

“Pada saat bersamaan, kedua orang yang diduga sebagai pelaku memepet korban dan berusaha mengambil secara paksa kalung yang dikenai korban,” katanya.

Meski demikian, korban berhasil menggagalkan aksi tersebut dengan cara melakukan perlawanan sehingga salah satu dari pelaku berinisial M berhasil ditangkap oleh korban dan mendapatkan bantuan dari warga dan selanjutnya ditindaklanjuti oleh petugas Polres Singkawang.

“Saat ini kedua orang tersebut sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Singkawang,” ujarnya.
Sementara Wakil Komandan Tim Merpati Polres Singkawang, AIPTU MT Sinurat mengatakan, penangkapan yang dilakukan berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan telah terjadi tindak pidana Curas di lokasi tersebut.

“Selanjutnya tim Merpati Polres Singkawang menindaklanjuti laporan tersebut,” katanya.
Sesampainya di tempat kejadian, salah satu dari pelaku yang merupakan seorang wanita beserta barang bukti kalung hasil rampasan ternyata sudah diamankan oleh warga.

“Menghindari hal-hal yang tak diinginkan, akhirnya pelaku beserta barang bukti kita bawa ke Mapolres Singkawang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Dia menambahkan, menurut keterangan korban jika pelaku diduga sebanyak dua orang. Sementara satu pelaku (laki-laki) berhasil kabur dari kejaran warga.

Saat kejadian, pelaku dengan korban sempat terjadi tarik menarik, sehingga mengakibatkan keduanya terjatuh. “Saat terjatuh itulah, korban sempat menarik jaket yang dikenakan korban dan berhasil mengambil kalung yang dirampas oleh lelaku,” ungkapnya.

Korban berinisial DN menceritakan, saat itu dirinya hendak ke pasar untuk mencari ikan.

“Karena tidak ada yang cocok, lalu saya ke Condong ternyata sama juga, kemudian coba-coba ke Pasar Sekip Lama lewat Jalan Hansip,” katanya.

Begitu pertengahan Jalan Hansip, tiba-tiba terasa seperti kalung di leher di tarik. Saat itupun, dirinya langsung terjatuh.

“Saya lihat kebelakang, rupanya sudah ada dua orang,” ujarnya.
Kemungkinan, sewaktu menarik kalung pelaku juga ikut terjatuh karena sepeda motornya sempat menabrak sepeda motor korban.

Sewaktu mau menghidupkan motor itulah, pelaku sepertinya kesulitan mau berdiri karena posisi sepeda motornya terjatuh dekat parit.

“Saya lihat, kalung saya dipegang salah satu pelaku. Kemudian saya tangkap dan saya tarik. Istrinya bingung, mau nolong suaminya sementara tangannya sudah saya pegang,” ungkapnya.

Meski demikian, suaminya berhasil kabur ke arah Condong dan tidak tahu lagi pergi ke arah mana. Sementara istrinya masih saya pegang kuat-kuat, sampai warga sekitar keluar.

“Saya langsung teriak, jambret…jambret…warga pun langsung keluar dan mengamankan pelaku,” jelasnya.
Terpisah,Wakil Ketua DPRD Singkawang, Sumberanto Tjitra mengatakan, sinergitas harus terbangun dengan baik, sehingga masyarakat merasa terayomi.

“Dengan kejadian ini, sudah memberikan kita warning, jika kejahatan bisa datang setiap saat dan tanpa melihat siapa korbannya, yang penting ada kesempatan,” katanya.

Untuk itulah, dia mengajak kepada semua warga Singkawang dan semua warga lain yang berkunjung ke Singkawang, pandai-pandailah membawa diri.

“Kalau bisa jangan memakai perhiasan dan tas yang mudah ditarik. Demikian juga saya berharap kepada aparat semakin meningkatkan penjagaan dan patroli. Dengan gerakan cepat tanggap Tim Merpati Polres, saya yakin bisa lebih maksimal,” ujarnya. (har)

Read Previous

Pererat Silaturahmi dengan Selawat dan Zikir

Read Next

Dirjen Resmikan Pencanangan KPPN Sadaniang

Tinggalkan Balasan

Most Popular