Pasokan Sembako Dipastikan Cukup selama Ramadan

TERPANTAU STABIL: Aktivitas masyarakat di Pasar Sekadau tampak normal. Selama bulan Ramadan, stok bahan pokok cenderung stabil. SIGIT ADRIYANTO/PONTIANAK POST

SEKADAU – Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, UKM, dan Perdangangan Kabupaten Sekadau, Jihon, memastikan pasokan kebutuhan sembako selama Ramadan tergolong cukup. Dia memastikan tidak ada lonjakan harga untuk beberapa kebutuhan pokok, namun beberapa item mengalami fluktuasi harga. Hal tersebut diungkapkannya saat mewakili Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan, dalam Rapat Evaluasi Penggulangan Wabah Covid-19 di Kabupaten Sekadau, kemarin.

“Untuk ketersediaan stok sampai saat ini tergolong aman dan cukup. Tidak ada lonjakan harga di beberapa barang, khususnya untuk beras yang terpantau stabil. Memang sebelumnya, yang kerap jadi problem adalah kenaikan harga bulan di bulan Maret dan April yang mengalami kenaikan hingga menyentuh angka 20 ribu rupiah,” jelas Jihon.

Kendati demikian, Jihon mengungkapkan bahwa saat ini, teruntuk gula sendiri, harga perkilogramnya dipasaran sudah berangsung turun dalam kisaran angka Rp16 ribu. Selain itu, ia juga memaparkan berbagai kebutuhan yang dijual di pasar dan turut mengalami pasang surut terkait harga jual. Dimisalkan dia seperti harga kacang hijau yang saat ini turun dari yang sebelumnya dijual seharga Rp26 ribu menjadi Rp25 ribu. Kemudian bawang putih, yang awalnya dijual dipasaran seharga Rp40 ribu, kini diakui dia hanya Rp35 ribu perkilogramnya.

Di samping itu, ia juga menjabarkan beberapa item yang turut mengalami kenaikan harga jual di pasaran. Di antaranya, disebutkan dia, ayam potong yang awalnya dijual Rp40 ribu kini Rp44 ribu perkilogram, tepung terigu dari Rp9 ribu menjadi Rp11 ribu perkilogram, kacang tanah dari Rp27 ribu mejadi Rp30 ribu perkilogram, serta bawang merah dari Rp50 ribu menjadi Rp55 ribu perkilogram.

“Memang ada beberapa yang mengalami naik turun, namun tidak terjadi lonjakan. Yang jelas dalam hal ini, kita terus lakukan pemantauan dengan pengecekan gudang secara berkala selama seminggu sekali. Ini kita lakukan bersama Satgas pangan dan Intelkan dari Kepolisian Polres Sekadau untuk memastikan tak ada penyalahgunaan terhadap kebutuhan ini,” terangnya.

Di sisi lain, Jihon juga mengungkapkan ketersediaan gas LPG. Mereka rutin melakukan lebih dari tujuh kali pengangkutan LPG ke SPBE di Kabupaten Sanggau dalam sehari, yang kemudian didistribusikan oleh tiga agen yang ada di Kabupaten Sekadau. “Terkait operasi penukaran tabung gas, khususnya untuk LPG ukuran tiga kilogram kita masih belum dapat informasi dari Pertamina. Karena jika mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, setiap pelaksanaan hari raya keagamaan, minimal lima kali kita melaksanakan penukaran tabung gas. Khususnya ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkansya. (Sig)

Read Previous

Lagi, Truk Bermuatan Terguling di Jalan Provinsi

Read Next

Jarot Tak Permasalahkan Penilaian Cornelis



Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *