PDHI Tanggapi Maraknya Aksi Dokter Hewan Gadungan

Ketua PDHI Kalbar Nur Hidayatullah

PONTIANAK-Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Kalimantan Barat (Kalbar) menanggapi soal maraknya praktik dokter hewan gadungan yang kini ramai diperbincangkan. Hal ini disampaikan agar masyarakat lebih waspada dan tidak lagi ditemukan kasus-kasus yang tidak diinginkan.

Ketua PDHI Kalbar Nur Hidayatullah mengungkapkan, saat ini ramai diperbincangkan di media sosial, di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya, bahwa ada seorang yang mengaku atau diduga sebagai dokter hewan telah telah melakukan tindakan medis veteriner kesehatan hewan. Yakni dengan cara penyuntikan terhadap beberapa hewan kesayangan terutama kucing dan menimbulkan kematian pasca penyuntikan terhadap hewan tersebut.

Hal tersebut lanjut dia, kemudian menimbulkan keresahan bagi para pencinta hewan kesayangan seperti kucing, anjing dan lain sebagainya. Menindaklanjuti kasus ini, pihaknya dikatakan telah melakukan investigasi dan menemukan terduga berinisial D. Dipastikan yang bersangkutan memang tidak memiliki gelar profesi dokter hewan. “Dengan demikian seseorang yang dimaksud bukan seorang dokter hewan,” ungkapnya kepada awak media, Selasa (15/9).

Untuk itu Nur Hidayatullah menyebut, berdasarkan peraturan yang berlaku orang tersebut secara profesi dan hukum tidak memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan pengobatan secara parenteral (suntikan).

Selanjutnya melihat akhir-akhir ini marak ditemukan prilaku dokteroid, maka diimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dalam memilih dokter hewan. Pastikan dokter hewan yang digunakan merupakan orang yang memiliki kompetensi dokter hewan dan memiliki Surat Izin Praktik (SIP). Saat ini disebutkan hanya ada 15 dokter hewan yang memiliki SIP di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya.

“Dokter hewan bukan dewa, malaikat apalagi tuhan, kami manusia biasa yang hanya mampu berusaha melalui kompetensi dan kewenangan yang kami miliki. Sakit, sehat, hidup dan tiada tergantung pada-Nya,” paparnya.

Ia juga meminta para pemiliki hewan kesayangan bisa menjadi orang yang bertanggungjawab dengan selalu menerapkan prinsip-prinsip kesejahteraan hewan melalui beberapa hal. Pertama menjaga kesehatan hewan kesayangan dengan vaksin dan diobati. Memenuhi kebutuhan makan minumnya dengan baik. “Menjaga kebersihan badannya dan memberikan kenyamanan lingkungannya,” pungkasnya.(bar)

loading...