Pelajar Tidak Takut, Orang Tua Siswa Ajak Vaksinasi Covid-19

Pelajar dan orang tua siswa mengajak untuk divaksin Covid-19

PONTIANAK – Belum lama ini, para pelajar kelas 9 dari Kecamatan Pontianak Barat diberikan suntik vaksin Covid-19 secara serentak pada awal bulan oktober tahun 2021 kemarin. Antusiasme diperlihatkan mereka (pelajar) dengan tidak takut melihat jarum suntik dan tim kesehatan Kalbar.
Dua orang pelajar yang ditemui yakni Azri dan Lala memberikan kesan tersendiri sesudah melakukan suntik vaksin Covid-19.

“Pastinya tidak sakit sama sekali meskipun jarum masuk ke badan. Terpenting pesan masa depannya adalah menghambat penularan virus Covid-19,” ujarnya saat diwawancarai bersama-sama.

Menurut Lala mengikuti mengikuti program vaksin Covid-19 sebenarnya sangat bermanfaat bagi pribadi, keluarga juga orang sekitar.

“Kan mudah kemana-mana. Bisa jalan dan tidak mudah tertular pandemi Covid-19,” ucapnya.

Keduanya berpesan bahwa setelah mendapatkan vaksinasi pertama maupun kedua, tidak mengalami efek yang sama sekali seperti demam atau badan terasa meriang. Selain itu, mereka berdua mengatakan tujuan mengikuti vaksin adalah untuk melindungi diri sendiri dan orang tua.

“Jangan takut disuntik vaksin. Suntik vaksin itu tidaklah sakit sama sekali,” ucapnya.
Erniwati, orang tua siswa yang terlihat mendampingi anaknya memberikan alasan mengapa memberi izin kepada anaknya divaksin.

“Tentu saja supaya sehat. Pertame, vaksin itu semacam latihan dan manfaatnya jua dapat melindungi keluarga di rumah dan saudara,” ucap ibu rumah tangga ini dengan logat bahasa Melayu Pontianak.

Salah satu orang tua siswa ini pun tidak menampik sebelum diizin anaknya diberikan vaksin, sempat muncul kekhawatiran. Masalahnya banyak omongan di luar bahwa vaksin bahaya bagi anak-anak. Namun setelah suami, keluarga dan tetangga memberikan penjelasan barulah dipahami manfaat vaksin ini.

“Tidak mungkin juga vaksin bahaya. Sementara pemerintah gencar mengkampanyekan manfaat vaksin,” terangnya.

Erniwati mengajak kepada orang tua lainnya yangb sampai hari ini belum memberikan izin anaknya divaksin, agar segera dilakukan.

“Tidak boleh juga ketakutan berlebihan. Inti vaksin supaya anak-anak kita, lebih sehat dan belajar juga lebih kuat. Terbukti setelah banyak yang mendapatkan vaksin, angka COVID-19 sudah menurun,” tukasnya. (den)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!