Pelita Jiwa dan PPG; Gangguan Jiwa ke Puskesmas Saja

SUKADANA – Puskesmas Sukadana kini tak hanya melayani pasien sebagaimana biasanya, tapi juga memberikan edukasi pelayanan dan informasi penderita gangguan jiwa. Inovasi tersebut sontak mendapat pujian Bupati Kayong Utara Citra Duani, saat meresmikan Pusat Edukasi Pelayanan Informasi Penderita Jiwa (Pelita Jiwa) dan Pusat Pemulihan Gizi (PPG) di Puskesmas Sukadana, Kamis (3/10).

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara mengapresiasi Dinas Kesehatan Kayong Utara, yang telah berupaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, (sehingga) di tingkat puskesmas bisa menjadi pelayanan khusus yang bukan sekadar pelayanan puskesmas sebagaimana biasanya, akan tetapi di sini juga melayani pusat edukasi pelayanan dan informasi penderita jiwa,” puji Bupati dalam sambutannya.

Dia menilai bahwa gebrakan ini merupakan salah satu inovasi yang sangat membanggakan yang diberikan oleh Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara.

Selain itu, Citra menjelaskan bahwa Pelita Jiwa berfungsi untuk memberikan pelayanan kesehatan, perawatan, dan penanganan pertama bagi penderita gangguan jiwa yang ada di Kayong Utara. Kemudian, setelah mendapat penangan pertama, pasien dipastikan dia akan dikirim ke rumah sakit jiwa di Kota Pontianak ataupun Singkawang, guna untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut hingga pasien tersebut sembuh.

Kemudian terkait dengan gizi buruk, Bupati berharap dengan pengembangan program TFC (Therapeutic Feeding Centre), Dinas Kesehatan Kayong Utara mampu memberikan hasil yang signifikan dalam penanganan gizi buruk di Kayong Utara. “Saya berharap kepada Dinas Kesehatan dengan Program Therapeutic Feeding Centre agar mampu memberikan hasil yang signifikan, dalam mengatasi masalah gizi buruk yang masih ada di Kayong Utara, sehingga para balita yang menderita gizi buruk dapat tertolong,” harapnya.

Selanjutnya Bupati juga berpesan kepada petugas kesehatan agar selalu memberikan pelayanan yang maksimal dan menerapkan 3 S.

“Saya berpesan kepada seluruh petugas kesehatan yang ada di Kabupaten Kayong Utara, agar memberikan pelayanan yang maksimal dan selalu menerapkan pelayanan dengan salam sapa senyum (3 S). Hal ini akan memberikan efek yang positif dan berarti untuk pasien itu sendiri bahkan sampai ke keluarga,” tutupnya.

Kegiatan peresmian yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Kayong Utara, Wakapolres Kayong Utara, Ketua TP-PKK Kayong Utara, beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kayong Utara, serta para petugas kesehatan Puskesmas Sukadana. (dan/humas)

Read Previous

Febriadi Pimpin DPRD Ketapang

Read Next

Bagi Hasil Tambang Tidak Adil, Ancam Larang Ekspor Bauksit

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *