Peluang Raih Emas di Kelas Speed

Veddriq Leonardo  | IST 

PONTIANAK – Sekretaris Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Barat, Suparman mengungkapkan tentang salah satu cabang unggulan di PON Papua 2021. Menurutnya, cabang panjat tebing sangat berpotensi menyumbangkan emas untuk provinsi ini. Soalnya, untuk kelas world speed record, Kalbar berada di posisi tiga besar nasional.

“Ada tiga atlet yang saling mengalahkan di pelatnas, yaitu dari provinsi Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Kalbar atas nama Veddriq Leonardo. Untuk sementara itu mereka bertiga saling mengalahkan di kelas world speed record,” ucap Suparman.

Ia mengungkapkan ketiga atlet tersebut mempunyai kecepatan di atas rata-rata atlet lainnya. Terlebih pada saat kejuaraan Asia tahun lalu di Bogor, Jawa Barat, Veddriq berhasil memecahkan record dunia. Sayangnya rekor itu tidak diakui karena pada kejuaraan tersebut tidak menggunakan alat pengukur kecepatan yang diakui oleh federasi panjat tebing dunia.

“Alat yang dipakai kemarin itu belum diakui oleh federasi dunia, jadi tidak dapat dihitung dapat memecahkan record dunia,” tuturnya.

Suparman mengakui jika peluang meraih emas oleh Veddriq pada PON Papua 2021 mendatang sangat terbuka lebar. “Untuk persiapan PON, kita konsisten selama pola latihan, yaitu program latihan yang kontinu dilakukan oleh atlet dan penambahan-penambahan program,” jelasnya.

Saat ini, ia menjelaskan, para atlet hanya bisa melakukan latihan mandiri untuk menjaga kebugaran tubuh. Para atlet tidak bisa latihan memanjat dan latihan speed, sejak dari surat edaran KONI Kalbar keluar.

Selain itu, sebetulnya Veddriq sudah dipanggil mengikuti Pelatnas pada Februari lalu untuk persiapan menghadapi Olimpiade. Namun karena wabah Covid-19, rencana itu harus dibatalkan. “Cuma keburu Covid-19 makanya dibubarkan sekarang,”imbuhnya.

Dia mengungkapkan, Veddriq di PON nantinya akan turun pada tiga kelas yaitu, speed, combine, dan boulder. Akan tetapi Suparman mengakui jika di kelas combine dan boulder, Veddriq masih menempati peringkat 11 nasional.

“Kita hanya fokus di kelas speed saja. Sedangkan kelas boulder dan combine tidak kita poles benar-benar. Karena memang istilah kilaunya Veddriq ada di kelas speed makanya kita fokus di situ,” pungkasnya. (var)

Read Previous

Kapolres Sekadau Lakukan Pemeriksaan Terhadap 215 Pucuk Senpi

Read Next

Sesi Latihan Individu Klub Serie A, Dimulai Dari Separo Lapangan