Pemberantasan Korupsi Jadi Isu Rakornas

atbah
Bupati Sambas saat ikuti Rakornas di Sentul | Istimewa

SAMBAS – Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH hadiri Rapat Koordinasi Nasional “Indonesia Maju” yang langsung dibuka Presiden RI, Ir H Joko Widodo, Rabu (13/11) di Sentul International. Rakornas juga dihadiri sejumlah Menteri, di antaranya Mendagri, Menko Perekonomian, Menkopolhukam, Ketua KPK, Ketua BPK, Jaksa Agung dan Gubernur, Bupati, Wako, Pimpinan DPR, Pimpinan DPRD, Kejaksaan, TNI dan Polri se Indonesia.

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH mengatakan dalam Rakornas sejumlah arahan disampaikan Presiden RI langsung. Sebagai Kepala daerah, nantinya akan segera ditindaklanjuti, diantaranya berkaitan dengan upaya pencegahan korupsi. “Setelah Rakornas, akan dibahas di tingkat kabupaten apa yang menjadi arahan Presiden. Bagian di Setda Sambas terkait nanti akan dilibatkan, diantaranya Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Ekonomi, kemudian dinas terkait seperti Dinas Perizinan dan Dinas Kumindag, setelah itu baru dengan Forkopimda Kabupaten sambas,” kata Atbah.

Kemudian dalam upaya itu, seluruh elemen di Sambas harus saling bersinergi. “Adanya sinergitas, termasuk dengan jajaran Forkopimda akan menghadirkan daerah yang bebas korupsi, dimana titik penekanannya pada pencegahan terjadinya korupsi, sinergitas ini akan menutup peluang adanya korupsi di semua lini baik pembangunan , pemerintahan dan kemasyarakatan,” kata Bupati.

Begitu juga peran elemen masyarakat, harus turut aktif membantu pemerintah dalam pencegahan korupsi. “Guna menjadikan pemerintahan yang bersih sehingga terwujud Sambas Barakhlakul Karimah, saya berharap semua elemen masyarakat turut membantu kami dalam pencegahan korupsi di bumi terigas,” katanya.

Bupati Sambas menyebutkan saat Presiden RI menyampaikan arahan. Salah satunya, Joko Widodo berharap adanya komunikasi dan saling sinergitas antar forkopimda, agar tidak ada saling menyalahkan, tidak ada saling bisik bisik, tidak ada saling menjegal, dan secara  bersama-sama menjaga agenda bangsa. Presiden, sebut Atbah, juga menyampaikan tentang keinginan 5 tahun kedepan yaitu tentang pembangunan SDM, Pembangunan Infrastruktur, Regulasi Sederhana, penyederhanaan birokrasi dan transformasi ekonomi. Diharapkan setelah mengikuti Rakornas Indonesia Maju, seluruh kepala daerah  dapat mengawal visi dan misi presiden untuk 5 tahun kedepan.

Kemudian Menteri Dalam Negeri RI, Prof Tito Karnavian, sebut Atbah, membahas tugas pokok Kementerian Dalam Negeri dan keinginan presiden 5 tahun kedepan. Selama Rakornas, beberapa agenda penting akan dibahas. Diantaranya Sinergi dalam Penegakan Hukum guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi, sehingga dalam Rakornas yang akan ditutup Wakil Presiden RI nantinya, menghadirkan pembicara, diantaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Menko Polhukam Mahfud MD, Ketua KPK Agus Raharjo, Ketua BPK Agung Firman dan Jaksa Agung ST Burhanudin.(fah)