Memohon agar Pandemi Covid-19 Segera Berakhir
Pemkab Gandeng MUI-Masyarakat Doa Bersama

DOA BERSAMA: Pemkab Bengkayang bersama MUI Bengkayang dan unsur masyarakat saat menghelat doa bersama, yang dilakukan secara virtual, kemarin sore.FOTO HUMPRO FOR PONTIANAK POST

BENGKAYANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkayang beserta seluruh Umat Islam di Kabupaten Bengkayang gelar doa bersama pemerintah dan masyarakat kabupaten Bengkayang, kemarin sore. Adapun, pelaksanaan doa bersama tersebut diikuti oleh berbagai komponen secara virtual.

Doa tersebut agar Covid-19 segera selesai dan dampaknya dapat diatasi secara Bersama oleh seluruh komponen dan elemen masyarakat Kabupaten Bengkayang.

Wakil Bupati Bengkayang, Syamsul Rizal turut ikut serta dalam doa bersmaa tersebut. Ia menyebutkan, doa tersebut bertujuan untuk Bengkayang sehat terbebas dari pandemi covid-19 yang masih menjadi momok tersendiri sampai saat ini.

Rizal juga mengatakan bahwa saat ini situasi pandemi covid-19 di Kabupaten Bengkayang, masih berada pada pasang surutnya status kategori zona.

“Kemarin kita sempat zona merah, Alhamdulillah sekarang sudah turun menjadi zona oranye,” terangnya.

Dirinya mengatakan, tak menutup kemungkinan Kabupaten Bengkayang bisa berada pada zona hijau ataupun sebaliknya. Hal itu tergantung, usaha dan upaya seluruh stakeholder di Kabupaten Bengkayang, dan masyarakat dalam proses penanganannya.

“Selain upaya konkrit, atau ikhtiar lahiriah. Perlu juga ikhtiar batin. Berdoa kepada Tuhan semesta alam untuk meminta pertolongan kepada-Nya. Terutama meminta agar situasi pandemi ini segera berakhir,” paparnya.

Wabup Rizal menyampaikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang juga memiliki kelemahan dan keterbatasan. Oleh karena itu perlu dukungan dan kerjasama semua pihak, terlebih meminta pertolongan Tuhan.

“Untuk itu, mari sama-sama kita meminta pertolongan Tuhan dalam melepaskan Negara dan Daerah dari serangan covid-19 melalui doa bersama,” lanjutnya.

“Disini kita sama-sama berdoa, meminta, dan berharap dengan niat baik semua pihak yang tulus, ikhlas, dan dari hati meminta pertolongan dengan Yang Maha Kuasa. Semoga pandemi segera berakhir,” timpalnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Bengkayang, Heru Pujiono menambahkan tujuan digelarnya doa tersebut tak lain tak bukan adalah untuk Bengkayang Sehat dalam menghadapi Covid-19 di Kabupaten Bengkayang.

“Besar harapan kami partisipasi dan dukungan dari semua pihak untuk sama-sama mendoakan, upaya ikhtiar Bersama dalam mengatasi, mencegah dan menanggulangi Covid-19 beserta dampaknya dapat dilakukan,” terangnya.

“Semua juga turut serta dalam doa bersama ini. Mulai dari Ulama, Umaro dan Masyarakat Bersama-sama menghadapi Pandemi Covid-19 dan Dampaknya, Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh,” jelas Heru.

Dirinya melanjutkan, doa bersama yang digelar itupun serangkaian Kegiatan Milad MUI ke 48 dan HUT Republik Indonesia ke 76 Tahun 2021 dan Peringatan 1 Muharram 1443 H. Dalam hal ini, sambungnya, MUI Bengkayang mengajak kepada Umat Islam untuk senantiasa meningkatkan iman dan taqwa dalam menghadapi musibah dan cobaan khususnya terkait Pandemi Covid-19.

“Kita mengajak dan mengimbau kepada Seluruh Kekuatan Organisasi Kemasyarakatan Islam yang ada di Kabupaten Bengkayang untuk bersinergi dan bergotong royong mengatasi, mencegah dan menanggulangi Covid-19,” ajaknya.

“Tentunya dalam hal ini, kita minta kebersamaan untuk meminta kepada Than yang Maha Esa dengan kemampuan dan kapasitas organisasi masing-masing,” pungkasnya. (sig)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!