Pemkab Landak Enggan Buka Data Sebaran ODP

Ngabang seakan kota mati saat ritual adat Balala dilaksanakan untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Landak, Senin (23/3). foto Polres Landak for Pontianak Post

NGABANG – Pemerintah Kabupaten Landak tak akan membuka peta sebaran orang dalam pemantauan (ODP) virus Corona (Covid-19). Padahal sejumlah daerah lain di Kalimantan Barat sudah membuka sebaran ODP di wilayahnya masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Subanri mengaku khawatir data keberadaan ODP akan menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

“Biarkan daerah lain membuka datanya. Kalau kita belum dulu. Tolong mengerti agar warga tidak panik,” ujarnya Rabu (25/3).

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Landak terus mengalami peningkatan. Hingga Rabu (25/3) pukul 08:00 WIB tercatat ada 74 ODP.

Angka 74 ODP tersebut, bertambah dari angka sehari sebelumnya yang berjumlah 68. Namun, hanya 23 orang yang masih dalam pemantauan. Sedangkan 51 lainnya sudah melewati masa karantina mandiri selama 14 hari.

“Ada penambahan 6 orang ODP. Mereka ini baru saja pulang dari Jogja. Kami minta untuk mengisolasi diri di rumah masing-masing,” katanya.

Subanri memastikan, 51 orang yang telah melewati masa pemantauan berada dalam kondisi prima. Mereka tak menunjukkan gejala yang dikategorikan covid-19.

Begitu pula dengan 23 ODP yang masih dipantau, kata dia, juga dalam keadaan sehat. Tak ada gejala batuk, pilek, dan panas tinggi.
“Puji tuhan sehat semua,” ucapnya.

Subanri mengatakan, pihaknya terus mengimbau kepada masyarakat Landak yang bepergian keluar daerah terutama ke daerah yang terinfeksi Covid -19 dan ketika kembali ke Landak harus mengisolasikan diri selama 14 hari.

Hal ini menurutnya sudah sesuai dengan protokol yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Masyarakat diminta untuk melakukan pembatasan sosial atau sosial distancing.

“Bahkan WHO meningkatkannya menjadi physical distancing, jaga jarak antar orang. Jadi tolong masyarakat menaati aturan yang sifatnya mencegah penyebaran virus ini,” ucapnya. (mif)

Read Previous

Perketat Social Distancing, Pemkab Batasi Jam Buka Rumah Makan dan Cafe

Read Next

Tangkal Corona dan DBD, Relawan PPP Bersih Lingkungan dan Rumah Ibadah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *