Pemkab Landak Tetapkan Salat Id di Rumah

Bupati Landak bersama MUI dan Kemenag menggelae pertemuan untuk membahas pelaksanaan Salat Id, di pendopo Bupati, Selasa (19/5) lalu. Foto Istimewa

NGABANG – Pemerintah Kabupaten Landak menetapkan pelaksanaan salat Idul Fitri tahun ini dilaksanakan di rumah masing-masing dalam upaya mencegah Covid-19 di daerah tersebut.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan, ia telah bertemu Kemenag Landak, MUI Landak, Pengurus Muhammadiyah Landak dan pengurus NU Landak serta Dewan Masjid, Selasa (19/5) lalu. Pertemuan itu menghasilkan keputusan agar masyarakat melaksanakan salat id di rumah masing-masing.

Pemkab, kata dia mengambil kebijakan yang terbaik untuk seluruh masyarakat Kabupaten Landak.

“Kita memahami keinginan masyarakat berkatifitas seperti biasanya, namun kondisi saat ini belum memungkinkan masyarakat melakukan aktifitas diluar rumah. Sehingga kita mengeluarkan Surat Edaran untuk Hari Raya Idul Fitri,” ucap Karolin dihubungi lewat sambungan whatsapp, Rabu (20/5).

Bupati Landak menambahkan agar masyarakat Kabupaten Landak dapat memahami kebijakan yang dikeluarkan pemerintah demi menjaga keamanan masyarakat agar tidak tertular COVID-19.

“Meskipun keputusan yang diambil pemerintah tidak populer dan bahkan menimbulkan pro dan kontra terhadap Saya, namun hal tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat Kabupaten Landak dari penularan COVID-19. Itulah tugas pemerintah,” terang Karolin.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Landak Muhlis mendukung kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Landak serta akan membantu mensosialisakan bersama Organisasi Masyarakat Islam terkait Surat Edaran Bupati Landak pada Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

“Kita bertemu dengan Bupati Landak menanyakan situasi dan kondisi Kabupaten Landak terkait pandemi Covid-19 saat ini dan menyikapi Fatwa MUI terkait pelaksanaan shalat Idul Fitri dimasa Pandemi COVID-19.

Terkait Surat Edaran Bupati Landak Kita bersama Ormas Islam akan membantu mensosialisasikan Surat Edaran tersebut, ini merupakan kebijakan yang tepat untuk Ummat Islam dan masyarakat Kabupaten Landak,” ungkap Muhlis. (mif)

Read Previous

Kadin dan KNPI Kalbar Berikan Bantuan APD

Read Next

Sempat Terjadi Adu Mulut, Petugas Jemput Paksa PDP Yang Tolak Isolasi



Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *