Pemprov Kalbar Mulai Distribusikan Vaksin Sinovac

VAKSIN COVID: Gubernur Kalimantan Barat melepas distribusi Vaksin Covid-19 ke tiga kabupaten. ISTIMEWA

Tiga Daerah Menerima Vaksin Pertama di Kalbar

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mulai mendistribusikan vaksin Sinovac kesejumlah Kabupaten Kota di Kalbar. Tahap pertama pendistribusian vaksin dilakukan di tiga wilayah, yaitu Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Mempawah.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

PELEPASAN vaksin Sinovac dilakukan langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Rabu (13/1). Sutarmidji menerangkan, sebanyak 18.360 vial Vaksin Covid-19 untuk pendistribusian pertama dilakukan ke tiga wilayah. Yaitu Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Mempawah.

“Hari ini ada 18 ribu lebih yang didistribusikan ke tiga Kabupaten Kota. Kita akan melaksanakan vaksin di hari Kamis, setelah satu hari setelah pusat,” ujarnya.

Sutarmidji menjelaskan, alasan dipilihnya ke tiga daerah tersebut dijadikan pendistribusian pertama vaksin Covid-19 karena ke tiga daerah tersebut dekat dengan pusat kota dan tingkat aktivitas masyarakatnya tinggi.

Ia melanjutkan untuk vaksinasi Covid-19 pertama kali di Kalbar dilakukan setelah Presiden Republik Indonesia beserta jajarannya dilakukan vaksinasi. Lebih tepatnya, untuk Pemerintah Provinsi Kalbar melakukan vaksinasi Covid-19 Kamis, 14 Januari 2021.

Sutarmidji mengatakan, beberapa nama sudah bersedia sebagai orang pertama yang dilakukan vaksinasi Covid-19 di Kalbar. Disebutkannya nama Kapolda Kalbar, Kepala Dinas Kesehatan Kalbar dan Direktur RSUD dr Soedarso.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Horison menambahkan, di termin satu ini, vaksin yang diterima dari Biofarma sebanyak 18.360 dosis. Berdasarkan arahan dari Kemenkes RI, pendistribusian dilakukan di ibu kota provinsi dan kabupaten yang berbatasan langsung, yaitu Pontianak, Mempawah, dan Kubu Raya.

Lebih lanjut, pendistribusiannya di tiga wilayah itu Kota Pontianak 10.400 dosis, Kubu Raya 3.480 dosis, dan Kabupaten Mempawah ada 2000 dosis. Kemudian ada cadangan dinkes prov ada 2.480 dosis.

Ini semua langsung diberikan untuk 2 dosis, jadi nanti untuk tenaga kesehatan ada 5.032 orang nakes yang tercatat, di Kubu Raya 1.726 orang, Kabupaten Mempawah 981 orang. Total termin satu 7.739 orang tenaga kesehatan yang akan di vaksin di 3 kabupaten kota.

Nanti mereka akan menerima sms, setelah itu mereka melakukan registrasi diaplikasi pedulilindungi.id, mereka akan diatur di Puskesmas mana. Penerima vaksin boleh memilih puskesmas atau faskes mana. Tapi aplikasi itu mengatur, tidak boleh menumpuk di satu puskesmas. Mereka akan diatur hari atau jamnya. Jadi kemampuan 1 sesi sekitar 20-30 orang yang di vaksin.(*)

error: Content is protected !!