Pendidikan Kader Kembalikan Kejayaan Golkar Pontianak

PONTIANAK – Partai Golkar Kota Pontianak terus bergerak untuk memenangi hati rakyat. Kali ini pemberian penyegaran dan pendidikan pada kader Golkar dilaksanakan di Kantor DPD Golkar, Pontianak, Jalan Sutoyo Minggu (22/11). Ketua Golkar Pontianak, Bebby Nailufa optimis semakin cepat pendidikan dan penyegaran kader dilaksanakan semakin cepat pula kebangkitan kejayaan Golkar kembali.

“Kami menjadi satu-satunya yang menyelenggarakan kegiatan tersebut. DPD Golkar Provinsi Kalimantan Barat saja masih belum melaksanakan itu,” kata Ketua DPD Golkar Pontianak Bebby Nailufa.

Terdapat banyak tahapan untuk menjadikan partai ini semakin besar. Salah satunya dengan memberikan penyegaran dan pendidikan pada kader Golkar. Dikepemimpinan Golkar Pontianak rencana kegiatan seperti ini akan dilakukan setahun dua kali, dalam upaya memberikan doktrin kekaryaan pada kader Golkar.

Dalam pendidikan kader, terdapat empat materi yang akan disampaikan. Diantaranya terkait ideologi kebangsaan untuk meningkatkan rasa nasionalisme. Bebby melihat masyarakat saat ini rasa nasionalisme sudah mulai luntur. Maka Partai Golkar harus berperan untuk meningkatkan rasa nasionalisme kepada kader-kader.

Kemudian terkait pengelolaan kepartaian yang akan diberikan DPD Golkar Provinsi Kalbar. Karena estafet kepemimpinan di DPC Partai Golkar Kota Pontianak akan dilanjutkan kader-kader muda tentu harus dipersiapkan dari sekarang. Bagaimana pengelolaan kepartaian yang transparan dan sesuai harapan sehingga bisa membangkitkan kejayaan partai.

Lalu materi Kegolkaran mulai dari sejarah partai yang harus dipahami semua kader sebagai wujud cinta kepada partai. Proses jatuh bangun partai juga harus dipahami kader. Supaya kader mengetahui dasar meningkatkan rasa cinta ke partai dan bangsa.

“Karena bangsa ini adalah tempat kita mengabdi dan doktrin itu akan kita terapkan implementasinya kepada masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu ada juga materi pemenangan pemilu, yakni proses menyamakan persepsi dari pusat hingga kota. Kemudian membentuk badan saksi nasional partai Golkar. Dengan harapan saksi partai Golkar ke depan bisa militan.

“Kami ingin saksi-saksi partai Golkar militan, karena di Kota Pontianak ada 2800 TPS, sehingga bagaimana kita bisa mempersiapkan dan merekrut saksi-saksi yang mumpuni dan militan,” jelasnya.

Di tempat sama Wakil Ketua Kaderisasi dan Keanggotaan DPD Golkar Kota Pontianak, Marsuli menambahkan, pelaksanaan kegiatan penyegaran dan pendidikan kader sebagai langkah persiapan sejak awal. Menurutnya kader mesti disiapkan dengan matang. Sehingga ketika mereka turun ke masyarakat bisa mencapai tujuan.

Kader yang diberikan pendidikan rata-rata pada usia 18 tahun ke atas dan pengurus baru hingga sayap. Setiap tahun pelatihan kader akan diselenggarakan sebanyak dua kali.

Dalam pelatihan dibagi menjadi dua sesi hal ini memperhatikan protokol kesehatan. Karena menjadi kewajiban Partai Golkar untuk mengikuti protokol kesehatan.(iza)

error: Content is protected !!