Pengguna Implan Sosialisasikan Dua Anak Cukup

MELAWI-Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Barat memberikan pelayanan pemasangan alat kontrasepsi gratis, bertempat di Puskesmas Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Senin (2/12). Layanan pemasangan alat kontrasepsi itu didominasi pemasangan jenis implan.

“Informasi pelayanan KB gratis ini saya ketahui dari pengurus PKK di sini (Nanga Pinoh). Alat kontrasepsi jenis implan saya gunakan. Sebelumnya saya hanya pakai suntik atau pil,” ungkap Rayati, Warga Nanga Pinoh, kepada Pontianak Post.

Dari informasi petugas kesehatan, alat kontrasepsi jenis implan lebih bagus dibanding suntik atau pil. Jenis implan ini lanjut dia, mampu bertahan hingga tiga tahun. Beda dengan pil yang harus di konsumsi tiap hari dan suntik yang harus digunakan kembali dalam hitungan bulanan.

Perempuan berusia 31 tahun ini kini telah memiliki dua anak. Pengaturan jarak kelahiran antara anak ke satu dan dua pun sudah dilakukan. “Anak pertama saya berumur 10 tahun. Sedangkan anak ke dua berumur 3 tahun. Dua anak sudah cukup. Makanya saya gunakan KB,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Farida (38). “Ini kali pertama saya gunakan implan. Awalnya saya gunakan pil. Kendala pil kadang suka lupa minum. Makanya sekarang saya beralih ke implan,” katanya.

Diapun sudah tidak ingin memiliki anak. Menurutnya dua anak sudah cukup sebagai gambaran bentuk keluarga bahagia sejahtera.(iza)

Read Previous

Perkuat Karakter Korpri Sebagai Pelayan Publik

Read Next

Granat Sisa Konfrontasi Diserahkan ke TNI

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *