Penggunaan MKJP di Silat Hilir Meningkat

KAPUAS HULU-Penyuluh KB Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu, Edi Hirawan mengatakan pelayanan KB bergerak Daerah Aliran Sungai (DAS) kedua kalinya ini memberikan dampak besar bagi ibu-ibu yang masih tergolong pasangan usia subur. Dengan adanya pelayanan KB DAS terjadi peningkatan penggunaan MKJP.

“Pelayanan KB yang diberikan BKKBN ini gratis. Diharapkan program ini bisa berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Karena antusiasme masyarakat untuk ber KB saat sekarang sangat tinggi,” kata Edi Hirawan, Selasa (22/9).

Dirinya sendiri membawahi 13 desa di Kecamatan Silat Hilir. Selama bertugas disama, ia banyak menghadapi persoalan-persoalan geografis wilayah. Kemudian masalah sarana transportasi terlebih pada saat musim hujan. Lokasi desa yang berjauhan menjadi kendala yang dihadapi.

“Dalam program KB bergerak DAS ditargetkan mencapai 60 akseptor,” katanya.

Salah satu akseptor, Lili (36) mengatakan telah mengikuti program Keluarga Berencana (KB) selama sembilan tahun dengan metode suntik. Pada momentum pelaksanaan program KB bergerak DAS dirinya memilih berpindah menggunakan IUD.

“Katanya dengan IUD bisa menurunkan berat badan,” katanya.

Ia menambahkan saat ini dirinya sudah memiliki dua anak dengan umur masing-masing 9 dan 19 tahun. Selama menggunakan metode suntik dirinya tidak mengalami datang bulan. Namun harus tetap tiga bulan sekali melakukan penyuntikan.

Lili menyampaikan dengan metode kontrasepsi suntik dirinya sering merasakan sakit kepala. Hal tersebut yang memutuskan dirinya untuk beralih menggunakan IUD.

Dorongan untuk pindah metode kontrasepsi juga datang dari suami akseptor lain Selipah Aini. Abang Rustaman (42) mengatakan dahulu sang istri menggunakan KB suntik dan pil namun berdampak pada menstruasi yang tidak lancar. Kemudian sang istri sering merasa nyeri, pusing dan tekanan darah tidak normal.

“Istri saya sudah sekitar 5 tahun menggunakan pil, sebelumnya juga sudah menggunakan suntik tapi tidak cocok juga,” ucap Abang Rustaman.

Ia mendorong sang istri untuk menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) IUD. Karena dengan menggunakan IUD tidak akan berdampak pada kesehatan sang istri. Hal tersebut didapatkannya berdasarkan keterangan tenaga medis yang ada di pelayanan KB DAS BKKBN.(iza)

error: Content is protected !!