Pengusaha Dilaporkan Mantan Karyawan ke Polda
Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah dan Penggelapan Pajak

PONTIANAK – Seorang pengusaha berinisial TG dilaporkan mantan karyawannya ke Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Kalbar, Selasa (4/5). Laporan tersebut terkait dugaan tindak pidana pemalsuan surat atau kartu identitas dan dugaan pemalsuan tanda tangan dokumen perpajakan.

Pelapor adalah Yo Siu Hai yang merupakan mantan karyawan TG. Yo Siu Hai mengaku sudah bekerja dengan TG selama 22 tahun dan tidak dibayarkan pesangon selama 17 tahun lamanya. Yo Siu Hai melapor atau membuat pengaduan dikarenakan sertipikatnya ada 3 buku yang berlokasi di Jalan Perdana Kota Pontianak ditahan oleh TG.

Melalui kuasa hukumnya Arry Sakurianto, S.H., Yo Siu Hai juga melaporkan TG ke Polda Kalbar dengan dugaan penghindaran secara sengaja dan sadar untuk tidak melaksanakan kewajiban perpajakan. “Kasus ini diduga merugikan keuangan negara sekitar Rp500 juta sampai Rp1,5 miliar,” ujar Arry.

Selain ke Polda, Arry Sakurianto menyatakan, pihaknya juga akan melaporkan kasus ini ke Kanwil DJP Kalbar, dan KPP Pratama Pontianak Timur. Menurut Arry, TG merupakan salah satu pengusaha ternama asal Kalbar yang memiliki banyak bisnis di bidang perhotelan dan perkebunan sawit.

Arry berharap laporannya ditindaklanjuti Kapolda Kalbar, Kajati Kalbar, Kanwil DJP Kalbar, dan Kepala KPP Pratama Pontianak Timur.  “Semoga ini jadi atensi karena merugikan keuangan negara yang lebih besar,” katanya.

“Kami memohon kepada seluruh pejabat berwenang untuk menindaklanjuti pengaduan kami dengan serius dan tegas tanpa tebang pilih dan tanpa pandang bulu karena hukum harus ditegakkan,” Arry Sakurianto. “Saya harap TG dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan arif dan bijak supaya tidak ada pihak yang dirugikan ke depannya,” sambung Arry. (*)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!