Penipuan Pinjol Traveloka Terbongkar

PENIPUAN ONLINE: Kapolda Kalbar, Didi Haryono memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus pinjaman online dengan menggunakan data orang lain, Rabu (17/7) di Mapolda Kalbar.

Polisi Tangkap Pelaku

PONTIANAK – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar membongkar praktik peminjaman dana secara online (pinjol) melalui paylater Traveloka yang menyeret puluhan warga Pontianak. Dalam kasus ini, polisi juga menangkap seorang warga bernama Rusdi Hardanto (36) dan menyita sejumlah barang bukti.

Pelaku yang merupakan warga Jalan Tajung Raya II, Gang Yarsi, Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur ini dibekuk di rumahnya setelah polisi menerima laporan dari sejumlah warga yang merasa dirugikan pada Jumat (12/7).

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menerangkan, kasus penipuan bermodus pengumpulan point dari Traveloka ini tergolong unik. Pelaku memanfaatkan foto dan identitas orang lain untuk meraup keuntungan.

Dalam menjalankan modusnya, jelas Didi, pelaku melakukan praktik peminjaman dana secara online melalui media paylater dari Traveloka. Syarat untuk transaksi ini cukup dengan mengirimkan data identitas berupa KTP elektronik dan foto.

Selanjutnya, pelaku mengumpulkan calon korban dengan sistem berjaringan. Setidaknya, dari bulan Maret hingga Mei 2019, korban yang berhasil diidentifikasi sebanyak 80 orang. Namun yang bisa didaftarkan untuk melakukan peminjaman hanya berjumlah 70 orang. “Angka ini kemungkinan bisa bertambah,” ujar Didi dalam keterangan persnya, kemarin.

Setelah itu, data-data korban ini diinput ke Paylater Traveloka menggunakan hp milik pelaku menggunakan dua buah sim card. “Korban yang telah terdaftar di data base Traveloka akan mendapatkan limit pinjaman sebesar satu juta hingga delapan juta rupiah dalam bentuk point tiket pesawat dan kamar hotel,” jelasnya.

Selanjutnya, pelaku menjual kembali tiket dan kamar hotel tersebut kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui promosi media sosial Facebook dengan harga yang relatif murah. “Total keuntungan yang didapatkan pelaku mencapai Rp350 juta. Uang ini digunakan pelaku untuk foya-foya,” lanjut Didi.

Read Previous

Dipukul di Telinga, Ditendang di Kaki

Read Next

Tusuk Satpam, Bawa Kabur Rp19 Juta

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *