Pentingnya Menanamkan Basic Life Skill Sejak Dini

ORANG tua harus mengajarkan banyak hal kepada anak-anak mereka. Bukan sekadar mengenalkan gambar, huruf, atau warna, tetapi sangat penting bagi orang tua mengajarkan basic life skill atau keterampilan dasar dalam kehidupan si kecil.

Oleh: Ghea Lidyaza Safitri

Basic life skill diperlukan dalam kehidupan sehari-hari agar anak bisa lebih mandiri. Pemberian basic life skill pada anak sangat penting sebagai modal dalam menjalani kehidupan anak di masa depan.

Psikolog D. Islamiyah, M.Psi mengatakan basic life skill pada anak bisa diberikan sedini mungkin sesuai dengan tahap perkembangan hidup mereka.

“Misalnya anak usia satu tahun sudah masuk tahap perkembangan apa, nah disesuaikan dengan tahap perkembangan yang seharusnya dimiliki anak usia satu tahun,” katanya

Menurut D. Islamiyah, basic life skill sebenarnya beragam, tergantung fase perkembangan anak. Perkembangan anak setiap fasenya juga berbeda-beda.

Islamiyah menjelaskan misalnya pada usia 6 bulan sampai 1 tahun, anak mulai memiliki kepekaan bahasa. Karena itu, sangatlah tepat mengembangkan keterampilan bahasa anak, dengan bercakap-cakap atau berbicara.

“Nah, masukkan life skill berupa sopan santun yaitu dengan membiasakan anak menggunakan kata tolong, maaf, terima kasih, dan lain-lain,” ungkap D. Islamiyah.

Menurut dia, ketika anak mulai mengerti instruksi, yakni pada usia 1 tahun 6 bulan ke atas, maka sudah bisa diajak melakukan berbagai kegiatan.

“Seperti mulai bisa diajak bersihkan mainan, minta tolong ambilkan sesuatu, dan lain-lain. Tetap harus ajarkan anak bersopan santun,” ujarnya.

Ia mengatakan sangat penting pula mengajarkan anak untuk melakukan kegiatan memenuhi kebutuhan pribadi seperti berpakaian, memakai sepatu, sandal, meletakkan pakaian kotor, makan sendiri tanpa disuapi, cuci tangan, dan lain-lain.

“Termasuk ajari berdoa ketika hendak memulai melakukan dan mengakhiri sesuatu, misalnya doa makan, doa tidur dan lain-lain,” jelas D. Islamiyah.

Islamiyah mengatakan banyak sekali manfaat bagi anak-anak untuk memiliki basic life skill, antara lain  anak dapat memiliki kemandirian, pola pikir dan kebiasaan yang baik dan tepat, serta  mengembangkan potensi diri agar bisa menghadapi kehidupan masalah kehidupan dengan kreatif, inovatif dan bahagia.

“Caranya adalah berikan basic life skill kepada anak sesuai dengan fase perkembangan usianya,” tambahnya.

Islamiyah menjelaskan, sangat penting pula bagi orang tua untuk mencontohkan, tidak hanya memberikan instruksi saja. Jika hanya memberikan instruksi, anak akan susah untuk melaksanakan.

“Karena yang diikuti anak adalah perilaku orang dewasa di sekitarnya,” tutur D. Islamiyah.

Menurutnya, nasihat terbaik orang tua kepada anak adalah perilaku. “Termasuk dalam penanaman basic life skill kepada anak,” jelasnya.

Islamiyah berpandangan, perlu adanya penyadaran diri lewat penyuluhan kepada orang tua melalui banyak jalur pemerintahan dan di masyarakat.

“Misalnya penyuluhan pada orang tua di sekolah anak, penyuluhan di rumah sakit pada ayah, ibu atau orang tua muda,” tutup D. Islamiyah.**

error: Content is protected !!