Penyelenggara Pilkada Kapuas Hulu Jalani Rapid Test

PUTUSSIBAU-Menjelang dilakukannya tahapan verifikasi faktual dukungan bakal pasangan calon perseorangan, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu tahun 2020 jajaran penyelenggara pemilihan di kabupaten Kapuas Hulu melakukan rapid tes yang difasilitasi oleh pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.

“Rappid test ini bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, mengingat tahapan pemilihan telah dilanjutkan sejak tanggal 15 Juni lalu,” ungkap Ahmad Yani, Ketua KPU Kapuas Hulu, Jumat (26/6/2020).

Lanjut Yani, penyelenggara di tingkat adhok akan melakukan beberapa tahapan pemilihan yang ada beberapa kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat pemilih. “Semisal tahapan verifikasi faktual, pencocokan dan penelitian data pemilih, serta pungut hitung,” timpal Yani.

Lebih lanjut Yani menjelaskan, kegiatan verifikasi faktual sesuai dengan jadwal dimulai dari 24 Juni-12 Juli 2020, sedangan pencocokan dan penelitian (Coklit) akan dimulai dari 15 Juli sampai 13 Agustus 2020 dan tahapan pungut hitung pada 9 desember 2020.

“Terkait dengan rapid test yang dilakuan oleh pemerintah daerah dilakukan selama dua hari, mulai Kamis 25 Juni sampai dengan Jumat hari ini  26 Juni 2020,” sebut Yani.

Untuk rapid test ini kata Yani, KPU berharap bisa dilakukan kepada seluruh jajaran penyelenggara mulai dari KPU Kabupaten, PPK, PPS, KPPS  termasuk PPDP yang nantinya akan melaksanakan setiap tahapan pemilihan. “Namun dikarenakan keterbatasan anggaran untuk saat ini belum dapat dilakukan untuk semuanya terutama untuk tahapan verifikasi faktual,” tambahnya.

Namun kata Yani, berdasarkan hasil koordinasi antara KPU Kabupaten Kapuas Hulu dengan Pemda (dinkes/gugus tugas) pada jumat, 19 Juni 2020 lalu, untuk menyiasati keterbatasan anggaran, pelaksanaan rapid test terhadap penyelenggara di tingkat badan adhok berdasarkan rekomendasi gugus tugas covid-19 dengan pertimbangan berdasar kepada jumlah ODP terbanyak dan daerah/wilayah yang terkonfirmasi (positif).

“Berdasarkan hal tersebut untuk kemarin dilalukan rapid test di Puskesmas Putussibau Utara, dan Jumat (kemarin, Red) di Puskesmas Putussibau Selatan dengan pertimbangan kecamatan putussibau utara dan selatan termasuk wilayah dengan ODP terbanyak dan wilayah terkonfirmasi (positif) COVID-19.

Untuk menyikapi tahapan pemilihan yang mesti mengacu pada protokol kesehatan KPU kata Yani telah menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD) seperti, masker, faceshield, hand sanitizer, sarung tangan dan kelengkapan lainnya untuk mematikan petugas kami aman, sehat  dan selamat dalam menjalankan tugas, termasuk salah satunya rapid test.

“Selanjutnya kami akan berkoordinasi dan berkomunikasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah terkait dengan pemenuhan APD dan rappid test terhadap seluruh jajaran penyelengga pemilihan sehingga Pilkada di Kapuas Hulu berjalan dengan aman, lancar dan selamat sesuai dengan harapan kita bersama,” harap Yani.

Untuk APD, kata Yani, akan distribusikan sampai ke tingkat TPS jadi setiap tingkatan penyelenggara akan di bekali APD mulai dari PPK, PPS dan KPPS termasuk petugas Coklit (PPDP). (dRe)