Penyuluh Dituntut Meningkatkan Kinerja dan Konsisten
Pertemuan Teknis - Jambore Penyuluh Pertanian

PEMBUKAAN: Bupati Mempawah, HJ Erlina, SH,MH foto bersama peserta pertemuan teknis dan jambore penyuluh.Istimewa

MEMPAWAH – Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH berkesempatan membuka kegiatan Pertemuan Teknis dan Jambore Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Mempawah tahun 2021, Selasa (7/4) siang di Wisata Nusantara. Puluhan peserta kegiatan tersebut merupakan penyuluh pertanian. “Pemerintah Kabupaten Mempawah bertekad membangun sektor pertanian sesuai RPJMD Kabupaten Mempawah  tahun 2020-2024 dengan visi menjadikan Kabupaten Mempawah Cerdas, Mandiri dan Terdepan,” ungkap Erlina di hadapan penyuluh.

Sebab, tambah Erlina, Pemerintah Kabupaten Mempawah memiliki misi menumbuhkan dan mengembangkan perekonomian desa guna menciptakan kemandirian masyaraka desa, memperkuat basis perekonomian daerah melalui penguatan sektor pertanian, pariwisata, pelabuhan kijing dan industri. “Di masa pandemi ini, Kepala Dinas Pertainian hendaknya dapat terus meningkatkan kompetensi para penyuluh pertanian sebagai garda terdepan pendamping petani dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian,” pintanya.

Lebih jauh, Erlina menjelaskan, target pembangunan pertanian yakni pencapaian swasembada berkelanjutan. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional dengan mengurangi impor beras, jagung, gula dan daging sapi. “Lainnya, meningkatkan diversifikasi pangan, nilai tambah, daya saing dan ekspor produk pertanian serta peningkatan kesejahteraan petani,” tutur Erlina.

Pemerintah, sambung dia, melalui program Komando Strategis Pertanian (Kostratani) menetapkan lima komoditas utama yakni padi, jagung, kedele, bawang merah dan cabe (pajale babe). Dia memastikan Pemerintah Kabupaten Mempawah bertekad untuk mensukseskan kedaulatan pangan dalam 5 tahun hingga 2024 mendatang. “Maka, seluruh penyuluh di Kabupaten Mempawah dituntut untuk senantiasa meningkatkan semangat kerja, konsistensi dan fahami dengan seksama tugas dan fungsi serta peranan masing-masing,” tegasnya.

Sebab, menurut Erlina, peran penyuluh pertanian sangat besar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pertanian khususnya petani di Kabupaten Mempawah. Mengingat, petani membutuhkan inovasi dan pengetahuan yang baik agar mendapatkan hasil yang optimal sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya. “Untuk menjamin gerak penyuluh di lapangan, saya minta penyuluh pertanian meningkatkan profesionalisme, kualitas SDM, bekerja ikhlas dan tekin dengan memberikan pelayanan kepada petani dengan sebaik mungkin,” pesan Erlina menekankan.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyuluhan, Azwan Ghazali mengatakan, pertemuan teknis dan jambore penyuluh pertanian se-Kabupaten Mempawah tahun 2021 merupakan agenda rutin dilingkungan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Mempawah. “Tahun lalu tidak bisa dilaksanakan karena pandemi Covid-19,” katanya.

Azwan menyebut, sektor pertanian menjadi bagian penting dalam perekonomian masyarakat Kabupaten Mempawah. Bahkan, pandemi Covid-19 tidak terlalu berdampak terhadap sektor pertanian. Sebab masyarakat masih membutuhkan pasokan makanan pokok.  “Peran penyuluh sangat penting. Dan tanggungjawab penyuluh sangat besar dan strategis. Se-Kabupaten Mempawah, para penyuluh membina 786 kelompok tani yang terdiri dari kurang lebih 20 ribu anggotan. Termasuk kelompok wanita tani,” ungkapnya.   “Melalui kegiatan latihan dan bimbingan ini, secara teknis akan memberikan pembekalan inovasi bagi penyuluh. Kami berharap kegiatan ini dapat diambil manfaatnya dengan maksimal,” tandasnya.(wah)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!