Penyumbatan Saluran Air Mata

Mata berair umum terjadi. Tak hanya pada orang dewasa, tetapi juga bayi baru lahir. Salah satu penyebabnya karena penyumbatan saluran airmata. Dalam bahasa medis disebut Obstruksi Duktus Nasolakrimalis.

Oleh: Ghea Lidyaza Safitri

Dokter Spesialis Mata, Sri Yuliani Elida mengatakan penyebab paling umum tersumbatnya saluran air mata pada bayi dikarenakan masih dalam tahap pertumbuhan.

“Tak heran jika salurannya terlihat lebih kecil dan sempit. Ketika air mata melewati saluran sempat ini tentu akan tersumbat, karena aliran tak lancar,” ungkap Elida.

Sri Yuliani Elida // Dokter Spesialis Mata

Menurut Elida, air mata tak melewati saluran seharusnya dan langsung keluar. Inilah yang membuat mata terlihat selalu berair seperti sedang menangis.

“Selain mata berair, ciri lain penyumbatan saluran air mata adalah mata belekan” kata Elida.

Meski begitu, lanjut Elida, tidak perlu khawatir karena penyumbatan saluran air mata pada bayi sebenarnya tak berbahaya. Namun, bukan berarti tak segera diobati.

Dokter yang bertugas di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak ini menuturkan akan berbahaya, jika sudah bagian tersebut sudah terinfeksi.

“Infeksi yang terjadi bisa masuk ke saluran hidung,bahkan sampai masuk ke dalam aliran darah”   tuturnya.

Orang tua perlu mengetahui tanda ketika penyumbatan saluran air mata, yakni sekitar mata terlihat bengkak, merah sampai bernanah, terasa nyeri, badan tak nyaman hingga demam. Dokter di RS Anugerah Bunda Khatulistiwa Pontianak ini mengungkapkan pada dasarnya kondisi tersumbatnya saluran mata pada bayi ini tak bisa diprediksi.

Hal ini karena sudah terbentuk sejak dalam janin. Sehingga, penting bagi orang tua untuk memperhatikan apakah saluran air mata anak tersumbat atau tidak.

“Apabila ada indikasi tersumbat segera dibawa ke dokter agar kondisi tak semakin parah,” pesan Elida.

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!