Perahu Miniatur Tugu Khatulistiwa Susuri Sungai Martapura

Sungai dan Perahu Jadi Media Penyampai Pesan Program BKKBN di Harganas ke 26

BANJARMASIN-Puluhan kapal hias berciri khas dari 34 provinsi Indonesia melakukan karnaval susur Sungai Martapura, Rabu (3/7) sore. Agenda susur Parade Jukung itu dilakukan sebagai salah satu rangkaian dari kegiatan Hari Keluarga Nasional ke 26 yang tuan rumahnya tahun ini Provinsi Kalimantan Selatan.

Pantauan Pontianak Post, usai kumandang azan magrib, para peserta yang bakal menjadi penumpang perahu hias mulai bersiap menaiki perahu-perahu itu. Mengenakan pakaian daerah perwakilan tiap Provinsi se Indonesia, gelaran acara Harganas susur Sungai Martapura bermakna menyampaikan pesan Harganas sesuai tema tahun ini, “Hari Keluarga Hari Kita Semua”.

Untuk kapal perwakilan Kalbar, miniatur Tugu Khatulistiwa berdiri tegak di atas perahunya. Dua orang penumpang mengenakan pakaian khas dayak dan melayu Kalbar jadi pemanis perahu itu menggontai pelan susuri Sungai yang jadi urat nadi bagi masyarakat Kalsel.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalbar Kusmana yang menyaksikan kegiatan itu menuturkan perayaan Harganas ke 26 di Kalsel miliki banyak rangkaian kegiatan. “Karnaval susur sungai ini salah satunya,” ungkapnya.

Dijelaskan Kusmana, Kalimantan dan Kalimantan Barat pada khususnya merupakan wilayah yang memiliki karakter tersendiri dengan keberadaan sungai-sungai panjangnya yang merupakan alat transportasi bagi masyarakat sejak lama.

Mengangkat budaya lokal menggunakan alat transportasi perahu dipilih menjadi media untuk menyampaikan pesan pembangunan keluarga berencana dan pembangunan keluarga ini dilakukan untuk mensosialisasikan program KKBPK. “Saat parade menggunakan perahu begitu banyak ditonton masyarakat. Disitu kami berikan informasi tentang pembangunan keluarga berkualitas,” katanya.

Perahu dari Kalbar lanjut dia dibentuk mirip miniatur Tugu Khatulistiwa. Tak lupa berbagai pesan tentang Pembangunan keluarga dan Keluarga berencana disampaikan dalam kegiatan itu.

Dengan khasnya Tugu Khatulistiwa menurut Kusmana juga sekaligus promosi wisata untuk mengenalkan pada masyarakat bahwa di Kalbar miliki Tugu Khatulistiwa. Tempatnya garis nol derajat lintang selatan dan utara bumi berdiri.(iza)

Read Previous

Pindah Ibu Kota Untungkan Kalbar

Read Next

Xing Fu Serahkan Bantuan untuk Lansia

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *