Percepat Penyaluran Dana Desa

PENGHARGAAN: Kanwil DJPb Kalbar memberikan sejumlah penghargaan terkait penyaluran dana desa dan DAK Fisik di Kalbar.IST

Gubernur Imbau Bupati Segera Terbitkan Perbup

PONTIANAK—Dana Desa Kalimantan Barat telah tersalur sebesar Rp7,92 miliar kepada Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Sambas. Keberhasilan penyaluran kepada beberapa desa di awal tahun ini merupakan upaya pemerintah dalam mendorong percepatan penyaluran dana desa, dengan penyederhanaan regulasi yang dituangkan dalam PMK No. 205 Tahun 2019 tentang Pengeolaan Dana Desa Tahun 2020.

Beberapa perubahan mendasar yang diatur dalam PMK No. 205 Tahun 2019 ini diantaranya adalah: Dana Desa disalurkan langsung dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Desa (RKD), perubahan persentase penyaluran dana desa tiap tahap, yaitu: Tahap I sebesar 40 persen (sebelumnya 20 persen), tahap II sebesar 40 persen dan tahap III sebesar 20 persen (sebelumnya 40 persen). Kini tahap I disalurkan sebesar 40 persen, hal ini dimaksudkan agar kemampuan desa dalam menjalankan program kerja lebih maksimal sejak awal tahun anggaran.

Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalbar, berupaya untuk mewujudkan percepatan penyaluran dana desa tahun 2020, salah satunya adalah dengan menyelenggarakan rakor penyaluran DAK fisik, dana desa, dan dana BOS tahun 2020 yang bertemakan “Sinergi dan Akselerasi menuju Desa Mandiri dan Pembangunan Infrastruktur.”

Pada Rakor ini Kanwil DJPb Kalbar juga memberikan penghargaan kepada Penyalur Dana Desa Terbaik Tahun 2019 (Pemkab Landak), Penyalur DAK Fisik Terbaik Tahun 2019 (Pemkab Sekadau) dan Penyalur Dana Desa Tahun 2020 Tercepat (Pemkab Kubu Raya) sebagai wujud apresiasi atas prestasi penyaluran dana desa dan DAK Fisik di Kalbar.

Acara tersebut juga dihadiri Gubernur Kalbar Sutarmidji. Saat memberikan keynote speech, Sutarmidji menyampaikan harapannya agar penyaluran dana desa dapat lebih cepat dan lebih transparan. “Kalau ada uang segera dibelanjakan semaksimal mungkin,” katanya. Sutamidji, mengimbau agar Bupati harus segera menerbitkan Perbup sebagai pemenuhan salah satu syarat pencairan dana desa.

Perbup tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa per Desa dan APBdes yang belum terbit menjadi salah satu permasalahan penyaluran dana desa di Kalbar.

Hingga saat ini, dari 2031 desa di Kalbar baru sejumlah 20 desa yang dana desanya sudah tersalur, yaitu 11 desa di Kabupaten Kubu Raya, dan sembilan desa di Kabupaten Sambas. Diharapkan Pemda dan Pemdes segera menerbitkan Perbup serta APBDes, sehingga Dana Desa Tahap I Tahun 2020 sebesar Rp817 miliar dapat tersalur secara maksimal. (r/*)

error: Content is protected !!