Percepatan Herd Immunity, Vaksin ke Milenial Terus Digenjot

VAKSINASI: Anak-anak milenial dan pelajar terus divaksin untuk mengenjot herd immunity. (IST)

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat  terus menggenjot pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di berbagai daerah. Bahkan pemerintah menargetkan seluruh masyarakat Indonesia telah mendapat vaksin Covid-19 akhir Desember 2021 mendatang. Tujuannya juga melahirkan herd immunity (kekebalan alami), kaum milenial dan pelajar terus digenjot.

“Sebagai pihak sekolah  kami terpanggil untuk membantu masyarakat menerima vaksinasi, sehingga kami dapat memaksimalkan pekerjaan kami dengan lahirnya herd immunity. Makanya para pelajar harus divaksin maksimal,” kata Hamdani, Wakil Ketua Komite Sekolah SMP Negeri 1 Sungai Raya, Kubu Raya.

Menurutnya tujuan vaksinasi kepada kaum milenial termasuk pelajar adalah mempercepat proses terbentuknya herd immunity.

“Intinya kami berharap bisa membantu pemerintah untuk bersama-sama kita melawan virus Covid-19 agar segera mereda, dengan terus melakukan aksi baik seperti melakukan vaksinisasi, patuh pada anjuran pemerintah dan saling mendoakan agar kita cepat terbebas dari wabah ini,” ucapnya saat menghadiri vaksinasi kedua kepada pelajar sekolah.

Sebelumnya Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat bersama Satgas Covid-19 Kalbar, Kodam XII/TPR, dan Kodim 1207/PTK menyelenggarakan Serbuan Vaksinasi Covid-19 yang berlokasikan di halaman Gaia Bumi Raya City.

Pelaksanaan vaksinasi ini dilaksanakan tiga hari dari tanggal 15 sampai dengan 17 September 2021, dengan jenis vaksin Sinovac yang merupakan vaksinasi dosis pertama dan kedua yang sasarannya yakni masyarakat umum.

Serbuan Vaksinasi ini bertujuan untuk aksi percepatan vaksinasi sesuai dengan arahan dari pemerintah guna meningkatkan imunitas diri, mendorong terbentuknya herd immunity mengurangi risiko terpaparnya virus Covid-19 di masa pandemi ini.

Berdasarkan data jumlah kuota vaksin persediaan awal disediakan untuk 1.000 orang selama tiga hari yang dicanangkan. Bakalan ada penambahan jika antusias masyarakat meningkat dalam mengikuti vaksinasi. Para peserta vaksinasi diharuskan membawa identitas diri pribadi yakni KTP dan membawa kartu vaksinasi bagi peserta vaksin dosis pertama.

Annisa, pelajar kelas 3 SMP yang barusan menerima vaksin kedua merasa beruntung dengan suntikan vaksin pemerintah ini. Dia berharap nantinya proses belajar mengajar dapat berlangsung aman, lancar dan sukses seperti sebelum wabah ini mendera bumi Indonesia dan Kalbar.

“Harapannya belajar bisa kembali normal seperti semula,” tukasnya. (den)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!