Pernyataan Hutan Adat Sungai Pukat Diserahkan Ke Bappeda

SERAHKAN: MD Keling Kumang Hilarius Gimawan saat menyerahkan Surat Pernyataan Warga Desa Sungai Pukat kepada kepala BAPPEDA Sintang Kartius. IST

SINTANG—Bertempat di ruang kerja Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sintang, Rabu (27/11), Surat Pernyataan Masyarakat Adat Desa Sungai Pukat Kecamatan Kelam Parmai, Kabupaten Sintang diserahkan kepada Kepala Bappeda Kabupaten Sintang, Kartiyus.

Dokumen tersebut diserahkan Managing Director Keling Kumang Hilarius Gimawan. Dalam hal ini, semua rangkaian kegiatan mulai dari sosialisasi, kegiatan pemetaan hingga Workshop Peta Hutan Adat, Keling Kumang bertindak sebagai fasilitator.

Hilarius Gimawan menambahkan dengan diserahkannya surat pernyataan warga Desa Sungai Pukat ini, berarti sudah ada lima surat pernyataan hutan adat yang sudah disampaikan ke Bappeda. Khusus di Kecamatan Kelam Permai, terdiri dari Desa Bengkuang, Desa Landau Kodam, Desa Pelimping dan Desa Sungai Pukat. Dan untuk Kecamatan Dedai, baru satu yaitu Desa Gandis.

“Kegiatan fasilitasi ini adalah bentuk komitmen Keling Kumang dalam menjalankan three bottom line. Keling Kumang tidak punya kepentingan material dalam membantu masyarakat adat, termasuk yang menginginkan adanya hutan adat di kampungnya masing-masing,” kata Hilarius. Khusus dalam kegiatan fasilitasi ini, Keling Kumang bermitra dengan Solidaridad dan the David Lucile & Pacard Foundation.

Sementara menurut Kartiyus, pengajuan hutan adat yang dapat diproses hanya pengajuan yang ada pendampingan dari lembaga nonpemerintah atau Non Government Organization (NGO). Contohnya seperti Keling Kumang ini, dan atau oleh organisasi-organisasi nonpemerintah lainnya. Kemudian harus ada struktur organisasi para pengelola pelestariannya. (ser/*)

Read Previous

Euforia Harus Terjaga

Read Next

DIPA 2020 Sanggau Rp233 M

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *