Perpres 63 tahun 2019: Revitalisasi Bahasa Indonesia

OLEH: Leo Sutrisno

Dalam dua dasa warsa terakhir ini timbul rasa keprihatinan sebagian orang tentang penggunaan Bahasa Indonesia yang ‘compang-camping’. Dalam bahasa lisan, tidak jarang didengar ucapan Bahasa Indonesia yang dicampuri dengan kata-kata atau kalimat bahasa Inggris dengan kehendak agar terkesar metropolis. Di Yogya dan Jawa tengah, misalnya, maaf juga sangat sering terdengar sisipan sejumlah ucapan Bahasa Jawa, dengan alasan sopan dan santun katanya.

Dalam bahasa tulis, tidak jauh berbeda. Pengalaman membimbing mahasiswa dalam menulis baik skripsi, tesis maupun disertasi tidak jauh berbeda dari bahasa lisan yang compang-camping itu. Tidak banyak mahasiswa yang langsung dapat menggarap masalah yang ditelaah karena ‘terpaksa’ membenahi ketrampilan menulis dalam Bahasa indonesia dengan baik dan benar.

Fenomena ini, belakangan diperparah oleh keberadaan media sosial yang menjamur digunakan dalam berinteraksi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Pemilihan kata yang tidak cermat dan tidak taat dengan norma-norma kesantunan serta konstruksi kalimat yang asal susun demi menjadi orang pertama yang menyajikan infomasi membuat Bahasa Indonesia semakin memprihatinkan.

Syukurlah, pemerintah merespons fenomena ini dengan menerbitkan Perpres 63, tahun 2019, tertanggal 30 September 2019, tentang penggunaan Bahasa Indonesia oleh seluruh rakyat Indonesia tidak terkecuali Presiden dan para petinggi negara. Perpres ini terdiri atas empat bab yang terinci dalam 44 pasal. Bab I, Ketentuan umum, hanya berisi satu pasal. Bab II, Ketentuan penggunaan Bahasa Indonesia, terdiri atas 40 pasal (Ps 2=41) tersebar ke dalam 15 bagian. Bab III memuat satu pasal (Ps 42) tentang pengawasan dan Bab IV, ketentuan penutup, terdiri atas dua pasal (Ps 43-44). Sayang, tidak ada satu pasal pun tentang sanksi kepada para pelanggar.

Read Previous

Melirik SD Negeri 12 Alur Bandung, Sejak Berdiri Belum Teraliri Listrik

Read Next

Petrus Batal Ambil Formulir

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *