Pertanyakan Peluang Ganti Rugi akibat Pemadaman Bergilir

DIALOG : Awak media saat melakukan dialog dengan manajemen PLN UP3 Ketapang membahas terkait kordisi kelistrikan di Ketapang, kemarin (13/1). AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Awak Media Gelar Pertemuan dengan PLN UP3 Ketapang

KETAPANG – Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) menggelar dialog bersama manajemen Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ketapang, Senin (13/1). Dialog tersebut membahas terkait kondisi kelistrikan di Ketapang hingga upaya ganti rugi terhadap barang-barang elektronik yang rusak akibat pemadaman listrik.

Perwakilan AJK Ketapang, Theo Bernadhi, mengatakan, dialog bersama pihak PLN ini merupakan agenda yang digagas mereka, untuk mengetahui terkait kondisi kelistrikan di Ketapang. Mereka ingin mengetahui terkait pemadaman yang akhir-akhir ini sering terjadi di Ketapang. “Kawan-kawan jurnalis ingin mengetahui secara detail apa yang sebenarnya terjadi, sehingga listrik di Ketapang sering padam dan seperti apa kondisi kelistrikan di Ketapang saat ini. Itu tujuan kami mendatangi PLN,” kata Theo, kemarin (13/1) di Ketapang.

Pada kesempatan tersebut pihaknya menyampaikan sejumlah pertanyaan, sebagaimana yang juga banyak dipertanyakan oleh masyarakat Ketapang. Salah satu yang mereka pertanyakan, alasan listrik di Ketapang sering padam dan apa penyebabnya. “Kami mempertanyakan transparansi informasi terkait pemadaman. Kenapa bisa sering padam dan apa penyebabnya? Kami juga bertanya, sampai kapan pemadaman bergilir ini akan berlangsung?” jelasnya.

Selain itu, lanjut Theo, awak media juga ingin mengetahui seperti apa realisasi daya listrik, berapa total besaran daya, berapa yang disuplai, serta berapa unit mesin pembangkit yang dimiliki pihak PLN. “Kami juga menanyakan apakah pihak PLN siap untuk mengganti rugi dari setiap kerusakan barang-barang elektronik milik warga akibat pemadaman listrik ini,” ungkapnya.

Asisten Manager Komunikasi PLN UIW Kalbar, Henda Fattah, mengaku, sangat terbuka dengan kedatangan awak media yang tergabung dalam AJK. Bahkan pihaknya mengapresiasi langkah AJK untuk menggelar dialog dengan pihaknya, terkait kondisi kelistrikan di Ketapang. “Mungkin dengan cara ini kawan-kawan media bisa lebih mengetahui seperti apa kondisi kelistrikan kita saat ini. Kami sangat mengapresiasi,” ungkapnya.

Read Previous

Pulau Datuk Masih Minim Fasilitas

Read Next

Amankan Kayu tak Berdokumen

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *