Perumda BPR Khatulistiwa Diganjar Penghargaan

FOTO BERSAMA : Jajaran Perumda BPR Khatulistiwa berfoto bersama saat menggelar syukuran setelah meraih penghargaan sebagai BPR terbaik di Indonesia untuk yang kelima kalinya. ISTIMEWA

PONTIANAK – Untuk yang kelima kalinya, Perumda BPR Khatulistiwa meraih penghargaan sebagai Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan kategori Sangat Bagus oleh Majalah Infobank. Penghargaan yang diraih oleh BPR milik Pemerintah Kota Pontianak itu diumumkan oleh majalah Infobank, Sabtu (5/9). BPR ini masuk dalam jajaran BPR terbaik beraset Rp50 miliar sampai dengan Rp100 miliar.

“Alhamdulillah berkat dukungan dan kerja sama semua pihak, Perumda BPR Khatulistiwa masuk dalam kategori sangat bagus untuk yang kelima kalinya dalam kategori aset 50 sampai dengan 100 miliar,” ungkap Direktur Utama Perumda BPR Khatulistiwa, Agus Subardi, Minggu (6/9).

Raihan ini menurutnya tidak terlepas dari kontribusi Pemerintah Kota Pontianak dalam memberikan dukungan yang optimal kepada Perumda BPR Khatulistiwa. Berkat dukungan Wali Kota Pontianak, pihaknya dapat bekerja dengan optimal dan memberikan kemajuan bagi ibukota Kalimantan Barat ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Walikota Pontianak, selaku pembina kami, yang sangat peduli dengan memberikan gedung baru, mengubah nama menjadi Perumda BPR Khatulistiwa, serta adanya tambahan modal sebesar Rp11 miliar,” kata dia.

Prestasi ini diakuinya juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat Kota Pontianak yang mempercayakan transaksi keuangan mereka melalui BPR Khatulistiwa. Penghargaan ini akan semakin memotivasi dirinya serta jajaran, dalam memberikan pelayanan keuangan yang terbaik sehingga semakin dipercaya oleh masyarakat.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Kota Pontianak sehingga kami meraih penghargaan dengan kinerja sangat baik. Kinerja yang baik itu ditunjukkan dengan adanya pertumbuhan asset dari Rp12 miliar menjadi Rp60 miliar. Laba juga mengalami peningkatan,” tutur dia.

Hingga Juni 2020, BPR ini telah mencatatkan aset sebesar Rp56,8 miliar, kredit Rp46,4 miliar, serta dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp23 miliar. Sementara dari segi kinerja, BPR milik Pemerintah Kota Pontianak ini terbilang masih aman. Pada Juni 2020, rasio kredit macet atau non performing loan (NPL) tercatat sebesar 1,76 persen, jauh dari rata-rata NPL BPR di Kalbar yang mencapai 12,49 persen. Selain jauh di bawah rata-rata, kinerja NPL tersebut juga adalah yang terbaik di Kalbar. (sti/ser)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!