Perusahaan Edu-Tech Ini Mengajarkan Cara Memiliki Penghasilan Auto Pilot

PONTIANAK – SDFx sekolahdasarforex.com, sebuah perusahaan edukasi karya anak bangsa berbasis teknologi terkini atau Education Technology (EduTech) yang fokus di industri Foreign Exchange (Forex) mulai ekspansi ke Pontianak. Hans Herwin, founder SDFx Indonesia mengatakan, salah satu penyebab banyaknya masyarakat yang sembarangan menyerahkan dananya ke perusahaan investasi karena diiming-imingi imbal hasil tinggi tidak masuk akal. “Padahal, ini adalah ciri nomor satu investasi bodong. Ini penyakit masyarakat yang harus kita bantu,” tutur Hans kepada Pontianak Post.

Syahrir, Head Master SDFx menambahkan masyarakat juga harus hati-hati dengan program investasi yang berkedok trading forex. “Namun sebenarnya hasil keuntungan tersebut hanyalah hasil manipulasi harga di dalam platform mt4, seakan-akan melakukan trading. Padahal, ini adalah modus penipuan Mirroring”, terang Syahrir.

Pasar forex di Indonesia, lanjut Syahrir, cukup tertinggal dibanding pasar forex di sejumlah negara maju. Di negara-negara tersebut, anak-anak muda sejak dini sudah memahami. Bahkan menjadikan forex sebagai peluang bisnis untuk mendulang profit. Mendapatkan penghasilan Auto-Pilot itu mudah dan sederhana menurut Hans, asal masyarakat mau belajar, terutama di jaman revolusi industri 4.0 sangat penting menggunakan teknologi untuk berhasil. Sekaran juga banyak penipuan investasi forex berkedok ‘robot trading’. “Padahal, tidak ada itu robotnya sudah kami cek. SDFx memiliki teknologi tersebut yang kita ajarkan dan diaplikasikan nyata ke laptop murid-murid,” ucap Hans.

Sudah ratusan murid tersebar di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Palembang, dan Pontianak yang akan dibuka kelas batch ke-4 sehari penuh di tanggal 19 September di hotel Harris, Jl Gajahmada. Jumlah peserta hanya dibatasi 9 orang supaya hasilnya lebih maksimal. Perlahan tapi pasti, semakin banyak murid SDFx telah menikmati keuntungan tanpa perlu ngantor atau merintis usaha dari nol lagi, namun memiliki pasif income.

Riyadi Gouw, BusDev SDFx, mengatakan sangat bersyukur bisa bergabung di SDFx belajar banyak seluk-beluk instrumen forex yang tidak bisa didapatkan di luaran sana. “Saya merasakan sendiri bagaimana teknologi SDFx mampu menghasilkan profit konsisten. Sedangkan, di Pontianak banyak sekali pengguna ‘robot trading’ dari perusahaan lain yang mengalami kerugian besar”, ujarnya. Lanjut dia, teknologi SDFx juga sangat transparan, ada di tangan kita, diberikan langsung oleh SDFx lalu kita dibimbing untuk men-setting mode “money management” yang aman.

Tanti Puspa, karyawati, murid SDFx Bandung bercerita tentang pertama kali mengenal investasi forex bodong ketika diajak ikut tahun 2018. Lantaran ingin dapat pasif income dan dari skema hasil yang dibagi dianggap masuk akal. Ternyata, uang habis, perusahaannya merugi alasannya. Sejak Mei 2019, bergabung di SDFx belajar cara trading forex sendiri menggunakan teknologi dari SDFx untuk mendapatkan penghasilan Auto-Pilot. “Di SDFX, Saya belajar pegang akun sendiri, uang tidak dititip ke pihak lain. Disini Saya diajarkan cara yang benar untuk memiliki kegiatan sampingan namun bisa menjadi sumber penghasilan utama,” ujar Tanti.

Frans Hengsun, agen properti, murid SDFx Pontianak, mengatakan sangat bersyukur setelah tiga bulan belajar dan menggunakan software SDFx. “Konsistensi perusahaan yang selalu berinovasi dalam membuat software auto pilot dalam trading forex menghasilkan pasif income konsisten bulanan dan Saya siap memberikan testimoni bagaimana master piece software SDFx bekerja dengan maksimal. Saya undang ketemu di tanggal 17-19 September 2019 di hotel Harris bersama alumni murid SDFx lainnya”, imbuh Hengsun. Daftar belajar hubungi: Riyadi Gouw 0899 997 0808, atau Frans Hengsun 0812 562 5118. (ars/biz)

Read Previous

Gubernur Ajak Warga Jadikan Olahraga Sebagai Gaya Hidup

Read Next

Balek Kampoeng Gelar Pekan Raya Buah Kalimas

Tinggalkan Balasan

Most Popular