PGRI-SLCC Gelar Pelatihan Guru Menulis
Jadi Ajang Unjuk Gigi Tenaga Pendidik Dalam Berkarya

PELATIHAN : Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis saat menghadiri pelatihan guru menulis, yang diadakan oleh PGRI-SLCC Kalbar, di SDN 14 Bengkayang, kemarin (3/4). IST

BENGKAYANG – PGRI-SLCC (Smart Learning and Character Center) Provinsi Kalbar bersama PGRI Kabupaten Bengkayang menghelat giat pelatihan guru menulis tahun 2021. Kegiatan digelar di SDN 14 Bengkayang, belum lama ini. Tema yang diangkat dalam giat tersebut bertajuk membangkitkan kesadaran literasi guru dalam meningkatkan profesionalitas dan penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran.

Dalam sambutannya , Ketua PGRI-SLCC Kalbar, Dede Yetty Suminar mengungkapkan, PGRI-SLCC Kalbar merupakan salah satu perangkat kelengkapan organisasi PGRI yang baru dilantik pada Januari 2020 lalu. Sementara untuk tugas pokok, dirinya mengatakan bahwa PGRI-SLCC memiliki tugas untuk melakukan pengembangan profesi guru dan pendidikan karakter berbasis teknologi informasi.

Terkait giat yang dilaksanakan di Bumi Sebalo kali ini, Dede menuturkan, secara teknis, kegiatan dilakukan sebagai bahan pelatihan guru menulis dengan kombinasi tatap muka dan daring. Ia juga menjelaskan dua tujuan yang hendak dicapai pada pelaksanaan pelatihan guru menulis kali ini.

“Pertama adalah guna meningkatkan kemampuan guru dalam menulis. Kedua adalah untuk memfasilitasi dan menerbitkan karya guru dengan menerbitkan buku pola In On In untuk guru di Kabupaten Bengkayang yang akan menjadi produk akhir kegiatan pelatihan,” ungkapnya.

“Selain itu, kedepannya buku hasil karya dalam pelatihan guru menulis ini akan diterbitkan melalui penerbit Top Indonesia, yang berupa artikel ilmiah dan akan diterbitkan pada jurnal tingkat Provinsi, ” timpalnya.

Di tempat yang sama, Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis yang hadir di kegiatan tersebut mengapresiasi pelaksanaan pelatihan guru menulis yang digodok PGRI-SLCC di Kabupaten Bengkayang. Dia berharap, kedepannya mampu membangkitkan kesadaran literasi guru dalam meningkatkan profesionalitas dan penguatan pendidikan karakter. Khususnya dalam pembelajaran dalam mendukung visi Pemkab Bengkayang, yakni terwujudnya Kabupaten Bengkayang yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing yang ditopang pemerintahan yang bersih dan terbuka.

“Terlebih khusus misi pertama kami adalah untuk mewujudkan SDM yang berkualitas, sehat, cerdas, dan religius. Apalagi kita di Bengkayang mendapat prioritas dari PGRI-SLCC untuk gelombang yang kedua. Artinya ini sangat luar biasa, terutama untuk meningkatkan kemampuan guru-guru yang kita miliki untuk berliterasi dan punya ide kreatif,” jelasnya.

Dia memastikan untuk kedepannya Pemkab Bengkayang melalui Dinas Pendidikan akan terus mendukung kegiatan-kegiatan serupa, guna menggali serta meningkatkan kompetensi dari tenaga pendidik yang ada di Kabupaten Bengkayang. “Tentu ini menjadi penting dan berguna untuk mengembangkan SDM yang kita miliki kedepannya. Ini bisa dilakukan dengan diawali membentuk karakter dari guru-guru yang kita miliki,” tegasnya.

Menurutnya, tugas seorang guru bukanlah semata-mata untuk mengajar, tapi lebih jauh adalah untuk membentuk karakter baii bagi dirinya sendiri maupun siswa-siswi yang notabene generasi penerus bangsa.

“Jadi harapan besar kita melalui kegiatan-kegiatan semacam ini tentunya dapat mewujudkan apa yang sebelumnya telag menjadi visi dan misi kita. Yakni untuk menciptakan SDM Kabupaten Bengkayang yang unggul,” ucapnya.

“Dalam artian, tak hanya berusaha membuat siswa-siswi saja yang unggul. Namun tenaga pendidiknya juga harus unggul,” pungkasnya. (Sig)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!