PHBI Sekadau Tiadakan Salat Id di Tanah Lapang

PEMBATASAN: Masjid Al-Ikhwan Sekadau saat membatasi pembukaan masjid untuk mengurangi penyebaran Covid-19, beberapa waktu lalu. Salat Id tahun ini boleh dilaksanakan di masjid dan tidak boleh dilaksanakan di tanah lapang. ISTIMEWA

SEKADAU – Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sekadau menuturkan salat Iduladha akan dipusatkan di masing-masing masjid. Haji Salim, ketua PHBI Kabupaten Sekadau memastikan jika tahun ini tidak dilakukan salat di tanah lapang dan akan dipusatkan di masing-masing masjid.

“Letak kita ini kan di antarkabupaten, jadi jika diadakan di tanah lapang, kita tidak bisa mengawasi secara penuh dari mana saja warga berasal,” tuturnya.

Untuk hewan kurban, hingga saat ini dari seluruh kecamatan berhasil terkumpul 38 ekor sapi dan 10 ekor kambing. “Pemda juga ada menyiapkan tujuh ekor sapi yang nantinya akan dibagikan ke masjid-masjid,” ucapnya.

Salim melanjutkan, untuk protokol kesehatan penyembelihan sapi sudah ada di Surat Edaran dari Menteri Agama yang sudah diterima oleh Bupati. “Camat juga sudah menyampaikannya, tentang protokol kesehatan Iduladha,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala mengatakan bahwa pihaknya berkoordinasi bersama tim gugus tugas, PHBI, DMI bahwasanya ada Surat Edaran dari Menteri Agama soal protokol kesehatan Iduladha. “Seperti jaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan, dan lain sebagainya. Selain itu untuk anak kecil dan lanjut usia disarankan untuk tidak ikut salat di masjid, karena usia yang rentan,” imbuhnya.

Kapolres memastikan semua masjid maupun surau di Kabupaten Sekadau akan dibuka pada saat itu. Hal ini dimaksudkan mereka agar masyarakat tidak bertumpuk di satu tempat. “Nantinya saat pelaksanaan akan kita jaga terus bersama dengan Dinas Kesehatan,” ucapnya

Ia meminta kepada organisasi Islam ikut mengedukasi masyarakat, agar tetap melaksanakan protokol kesehatan. “Bantu mengawasi dan menerapkannya. Nantinya sebelum masuk masjid juga akan dilakukan cek suhu tubuh, cuci tangan, dan harus menggunakan masker,” pungkasnya. (var)

loading...