Pilkada Desember, Gerindra Lebih Utamakan Kader Sendiri

PONTIANAK—Perppu Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pilkada 2020 sudah mengatur bahwa jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dimungkinkan digelar pada bulan Desember tahun 2020. Artinya sejak dari sekarang (Mei 2020) jika tetap terlaksana masih banyak waktu dan kesiapan partai politik dalam mendorong kader-kader potensialnya.

Yuliansyah SE, Ketua DPD Gerindra Kalimantan Barat menyebutkan apapun arahan dan kebijakan pemeritah pusat terkait pilkada serentak digelar Desember 2020, Partai Gerindra siap.

”Untuk tujuh (7) kabupaten Pilkada di Kalbar seandainya tidak ada kemunduran jadwal kembali di tengah situasi Covid-19, Partai Gerindra pada dasarnya ready untuk mengikuti jadwal pemerintah,” katanya Rabu(13/5) di Pontianak.

Menurutnya Partai Gerindra sesuai jargonnya tetap mengedepankan dan mengutamakan kader sendiri, tetapi bagi bacalonkada yang akan bergabung dan memakai perahu gerindra juga tetap dibuka pintu selebar-lebarnya.

”Memang kepemimpinan saya, kader lebih diutamakan maju pada pilkada serentak 2020 pada tujuh kabupaten di Kalbar meski bacalonkada dari luar juga tetap dipersilahkan mendaftar. Kami (Gerindra) terbuka untuk siapapun,” ucap dia.

Arahan mengutamkan kader sendiri pada tujuh pilkada serentak di Kalbar juga datangnya dari DPP Gerindra. Pusat sudah mengintruksikan bahwa DPD agar menyiapkan dan terus melaporkan perkembangan situasi kesiapan pilkada, disamping berusaha semaksimal mungkin menang.

”Target tetap di atas 70 persen tujuh pilkada di Kalbar direbutg Gerindra dan harapannya yang duduk sebagai kepala daerah adalah kader sendiri,” kata dia.

Pengusaha Kalimantan Barat ini menambahkan bahwa situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang sebagai sebuah bencana nasional, semua agenda tetap tertunda.

Pun demikian pelaksanaan pilkada diundur pada Desember 2020 adalah salah satu keputusan pemerintah pusat. Hanya tidak menutup kemungkinan juga diundur kembali seandainya wabah pandemi belum tuntas.

“Nah, pada dasarnya kami tetap menunggu arahan pemerintah pusat dan penyelenggara pemilu yakni KPU seperti apa, berkaitan dengan wabah Covid-19 dan jadwal,” ujarnya.

Yuliansyah menyebutkan bahwa hampir semua negara-negara di dunia karena pandemi Covid-19 menunda jadwal dan even penting nasional juga internasional. Ada pertimbangan negara ketika situasi pandemi belum terkontrol dengan baik.

“Perlu pertimbangan menyeluruh. Nah saya yakin pemerintah pusat pasti mempertimbangkan segala asfek. Lebih dari itu, partai Gerindra siap mengikuti jadwal pemerintah,” tukas dia.(den)

loading...