Pilkades Serentak Dibagi Delapan Gelombang

HARAPAN LANCAR: Bupati dan Kapolres foto bersama Cakades usai penandatanganan deklarasi damai.

MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah mematangkan persiapannya untuk menyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak E-Voting tahun 2020. Sebanyak 30 desa akan melaksanakan pesta demokrasi yang rencananya dimulai sejak tanggal 2-24 Maret mendatang. Rencananya, Pilkades dibagi menjadi delapan gelombang.

“Gelombang pertama diikuti 6 desa di Kecamatan Sadaniang dan Toho. Gelombang kedua diikuti 6 desa di Kecamatan Toho, Anjongan dan Sungai Kunyit. Gelombang ketiga diikuti 6 desa di Kecamatan Sungai Kunyit, Mempawah Timur dan Sungai Pinyuh,” ungkap Bupati, Hj Erlina SH MH, belum lama ini.

“Gelombang ke empat diikuti 3 desa di Kecamatan Sungai Pinyuh, gelombang ke lima diikuti 4 desa di Kecamatan Segedong, gelombang enam, tujuh dan delapan diikuti 5 desa di Kecamatan Jongkat,” tambah Erlina memaparkan.

Saat ini, lanjut Erlina, seluruh Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) telah melakukan tahapan-tahapan Pilkades diwilayahnya masing-masing. Salah satunya, penetapan Calon Kepala Desa (Cakades) yang jumlahnya mencapai 125 kandidat.

“Berdasarkan data pemilih penduduk potensial, Pilkades Serentak 2020 akan diikuti 107.762 jiwa yang telah mendapatkan hak pilih sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. Maka, saya minta masyarakat bijaksana dalam menentukan hak pilihnya,” pesan Bupati.

Berkaitan dengan Pilkades yang menggunakan sistem E-Voting, Erlina mengatakan merupakan kali ketiga dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Maka, dia berharap penyelenggaraan Pilkades tahun 2020 ini lebih sempurna dan berlangsung demokratis sesuai harapan masyarakat.

“Melalui sistem E-Voting ini, diharapkan agar Pilkades dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas sesuai harapan dan keinginan masyarakat. Sehingga, Kades terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik dan optimal untuk enam tahun kedepan,” harapnya mengakhiri.(wah)

 

 

error: Content is protected !!