PKP 2019 Gelar Talk Show, Kompetisi PUBG Mobile, dan Pagelaran Seni

Pekan Kreasi Pemuda 2019.

KIJANG BERANTAI: Pagelaran seni yang menampilkan aksi tari dari Sanggar Kijang Berantai di Pekan Kreasi Pemuda 2019.

HARI kedua perhelatan Pekan Kreasi Pemuda (PKP) 2019 semakin menarik saja. Sejumlah kegiatan digelar pada hari itu, di antaranya talk show kepemudaan, kompetisi Player Unknown’s Battlegrounds Mobile (PUBGM), hingga penampilan seni. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Radakng tersebut juga memamerkan produk karya para pemuda Pontianak.

Rangkaian kegiatan pada hari kedua, dimulai dengan talk show kepemudaan dengan tema ‘Industri 4.0 : Pemuda Milenial Menyongsong Industri 4.0’. Diikuti ratusan pemuda, acara yang dimulai pukul 10.00 WIB itu menghadirkan pemateri utama Amar Ahmad dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Amar yang menjabat sebagai Sekretaris Deputi Pengembangan Pemuda, mengawali pemaparannya dengan menceritakan sejarah industri dunia.

“Era pertama ditandai dengan kehadiran mesin uap, era kedua hadirnya mobil, dan era ketiga ditemukkannya komputer,” kata dia.

Dikatakannya, Indonesia saat ini sedang menghadapi kondisi bonus demografi, yang mana jumlah penduduk produktifnya lebih besar dari penduduk yang tidak produktif. Pemuda dan remaja yang berusia 10-24 tahun, kata dia, saat ini berjumlah 66,3 juta jiwa dari total penduduk Indonesia sebanyak 258,7 juta.

“Jadi seperempat penduduk Indonesia ini adalah pemuda,” kata dia.

Banyaknya penduduk yang berusia produktif, menurutnya, harus dimanfaatkan sebaik mungkin bagi kemajuan negara. Hanya saja, kata dia, pemuda Indonesia masih menghadapi tantangan yang besar dalam menyambut era industri 4.0 ini. Dia mencatat sedikitnya ada empat hal yang menjadi tantangan pemuda Indonesia saat ini, yakni kemampuan mereka dalam ilmu matematika, membaca, sains, serta kemampuan dalam pemecahan masalah atau problem solving.

pkp
TALK SHOW: Sekretaris Deputi Pengembangan Pemuda Amar Ahmad, saat memberikan pemaparan dalam Talk Show kepemudaan, Sabtu (14/9).

“Maka yang diperlukan saat ini adalah peningkatan kualitas sumber daya manusianya,” kata dia.

Meningkatkan kualitas diri, menurutnya, dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi secara maksimal. Saat ini, dikatakannya 93 persen pemuda sudah memiliki alat telekomunikasi, dengan 73 persennya digunakan untuk mengakses internet.

“Sudah banyak yang sukses memanfaatkan kemajuan teknologi di era Industri 4.0, sebut saja Gojek dan Buka Lapak,” pungkas dia.

pubg
PENYISIHAN: Para peserta beradu keahlian di babak penyisihan dalam kompetisi PUBGM Pekan Kreasi Pemuda 2019.

Pada siang hari, acara dilanjutkan dengan Kompetisi PUBGM. Kegiatan ini sebenarnya sudah dimulai sejak hari pertama kegiatan Pekan Kreasi Pemuda 2019, yang dikuti oleh 126 tim. Mereka terlebih dahulu akan melalui penyisihan. Final Kompetisi PUBGM rencananya akan dilaksanakan di hari terakhir kegiatan tersebut. Sementara itu, pada malam hari, digelar pagelaran seni yang akan menampilkan aksi tari dari Sanggar Kijang Berantai.

Pekan Kreasi Pemuda 2019 dihelat pada 13-15 September 2019 di Rumah Radakng, Jalan Sutan Syahrir, Pontianak. Sedikitnya ada 25 stan turut memeriahkan kegiatan yang digelar untuk mengapresiasi minat dan bakat para pemuda Kota Pontianak. (sti)

Read Previous

18 Ruko di Sintang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp10 Milliar

Read Next

Membangun Asa di Tapal Batas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *