PKS Usung Kader Pilkada Sambas, Ketapang Bangun Koalisi Bersama

PUNGUT SAMPAH: Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH dan Wabup, Hj Hairiah turun langsung ke sungai dalam aksi bersih-bersih sampah plastik di Sungai Sekura, Kecamatan Teluk Keramat. OZY/PONTIANAKPOST

PONTIANAK –Setelah NasDem mengerucutkan nama-nama Bakal Calon Kepala Daerah (Bacalonkada), giliran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memetakan nama kandidatnya.

Sepertinya nama Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Sambas dari tujuh Kabupaten di Kalbar sudah menyeruak keluar dan berhak direkomendasikan siapa pemakai bendera pimpinan Mohammad Sohibul Imam ini.

Arif Joni Prasetyo, Ketua DPW PKS Kalimantan Barat menyebutkannya baru-baru ini. ”Pertama di Kabupaten Ketapang sudah sampai pada tingkat mekanisme di DPP PKS. Sementara di Kabupaten Sambas dipastikan bahwa PKS mengusung kader incumben, Atbah Romin Suhaili,” katanya di Pontianak.

Menurut dia untuk pilkada Kabupaten Ketapang, Tim Pemenangan Pilkada Daerah (TPPD) Ketapang dan Tim Pemenangan Pilkada Wilayah (TPPW) Kalimantan Barat telah menyetujui rekomendasi pasangan Junaidi-Syahrani.

Junaidi adalah Kader Golkar Ketapang dan Syahrani adalah Kader PPP Ketapang. Kabupaten Ketapang sendiri duet Junaidi-Syahrani sepertinya banyak melibatkan partai koalisi (NasDem, PPP, PKS, PKB, Perindo).

“Rekomendasi dari TPPD Ketapang dan TPPW Kalimantan Barat, sudah sampai ke mekanisme di tingkat DPP PKS. Harapannya dalam satu pekan SK penetapan keluar. Mudahan tidak berbeda dengan apa yang diputuskan TPPD dan TPPW,” ucap anggota DPRD Kalbar dapil Kota Pontianak ini.

Khusus Pilkada Sambas, dalam waktu sepekan TPPD di sana diharapkan segera mengeluarkan surat rekomendasi. PKS memastikan mengusung kader sendiri. “Jelasnya PKS sudah sepakat mengusung kader incumben yakni Bupati Atbah Romin Suhaili,” ujarnya.

Tim TPPD Kabupaten Sambas sendiri sedang melakukan proses finalisasi.
TPPD diminta dalam satu atau dua pekan ke depan, segera menyelesaikan rekomendasi disertai lampiran analisa world dan hasil survei. Harapannya juga, pada pertengahan Februari mendatang, di tingkat TPPW Kalbar bisa mengeluarkan semacam rekomendasi disampaikan ke DPP PKS.

“Yang jelas Sambas 1 sudah fix. Kami hanya menunggu Sambas 2 atau Bacalonkada untuk Wabup. Bisa saja tergantung koalisi, hasil survei atau Petahana menginginkan siapa,” kata Arif.

Sementara untuk Pilkada Kapuas Hulu, Sintang, Sekadau, Melawi dan Kabupaten Bengkayang masih dalam proses TPPD setempat atau DPD PKS masing-masing kabupaten. Untuk lima kabupaten ini, sepertinya TPPD masih membutuhkan waktu dalam mencari koalisi atau menentukan bacalonkada sesuai keinginan.

“Namun harapan kami, maksimal bulan Februari seluruh rekomendasi sudah keluar,” ujarnya.(den)

error: Content is protected !!