Plafon Gedung Kantor Satu Atap Pemkab Kayong Utara Jebol

plafon runtuh

PLAFON JEBOL: Bagian atap bangunan gedung kantor satu atap pemerintah Kabupaten Kayong Utara di Jalan Bhayangara jebol hingga ke bagian plafon, akibat diterpa hujan deras beberapa waktu lalu. ISTIMEWA

Hujan Basahi Sejumlah Ruang Kerja

SUKADANA – Bagian atap bangunan Gedung Kantor Satu Atap Pemerintah Kabupaten Kayong Utara di Jalan Bhayangara, Sukadana, jebol akibat hujan deras. Bahkan, pada bagian lampu di ruangan Sekretariat Dinas Pemuda dan Olahraga rusak, di mana beberapa arsip penting di beberapa OPD yang menghuni gedung tersebut basah akibat hujan yang terus turun dari atap gedung.

Hujan juga menjadikan lantai di beberapa ruangan dan jalan di luar ruangan tergenang, akibat hujan deras yang terus masuk melalui celah-celah atap yang bocor. “Kita bersyukur kejadian ini tidak terjadi saat di jam kerja, karena jebolnya plafon pas di ruang sekretaris di atas kursi kerjanya. Kebocoran bukannya hanya di ruang situ, tapi banyak juga diruangan lainnya. Airnya di atas itu bertahan dan merembes ke mana-mana,” kata Pelaksanatugas Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kayong Utara Hafiar saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Untuk diketahui, OPD yang berkantor di gedung ini di antaranya Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga; Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa; Dinas Pertanian dan Pangan; dan beberapa lembaga vertikal terkait.

“Tapi tadi dari ULP Bagian Pengadaan Barang dan Jasa datang kemarin untuk menyikapi ini sangat segera, mengingat aktivitas kerja di sini harus tetap berjalan sesuai tugasnya masing-masing,” keluhnya.
Padahal gedung kantor tersebut, diakui dia, baru beberapa waktu lalu direhab. Tetapi, dia menyayangkan, setelah proses perehaban gedung berlantai dua itu, malah sering mengalami kebocoran terutama lantai atas yang ditempati beberapa OPD terkait.

“Informasi dari kawan-kawan dari kantor ini, tahun lalu 2018 sudah direhab. Dari cerita kawan-kawan, sebelum direhab, bocornya tidak banyak. Setelah direhab, bocornya semakin banyak. Ini mungkin terlihat anehlah,” sambungnya.

Menyikapi hal ini, salah satu warga, Agus berharap agar untuk bangunan pemerintahan tersebut dapat segera dilakukan perbaikan. Apalagi, dia menambahkan, bangunan tersebut merupakan bagian dari pelayanan masyarakat. Ia pun menambahkan, jika melakukan pembangunan sebaiknya dapat direncanakan sebaik mugkin, agar bertahan lama.

“Ia bagusnya sih dapat segera diperbaiki. Karena itu bagian dari pelayanan masyarakat. Selain itu, saya berpesan dalam melakukan pembangunan sebaiknya dilakukan dengan sebaik mungkin, dan jangan asal-asalan. Karena saya melhat di Kota Sukadana ini banyak yang dibangun, tapi tidak dimanfaatkan sebaikmugkin,” sesalnya. (dan)

Read Previous

Curi di Manis Mata, Jual di Marau

Read Next

Jokowi-Lee Hsien Loong Gelar Pertemuan Tahunan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *