PLBN Aruk Geliatkan Ekonomi Daerah

Edward UP Nainggolan Kepala DJKN Kalbar

PONTIANAK – Pemerintah terus meningkatkan fungsi Barang Milik Negara (BMN) untuk perekonomian daerah. Salah satu wujudnya adalah pembangunan kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Kabupaten Sambas yang memakan anggaran sebesar Rp 332,7 miliar.. Aset seluas 26,2 hektare ini menjadi pintu keluar masuk orang serta barang dan mampu menggeliatkan ekonomi masyarakat setempat.

“Kami berharap (PLBN) sudah bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Indonesia terutama yang di daerah perbatasan,” ujar Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Edward UP Nainggolan dalam konferensi pers virtual bertama Dukungan Aset Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah dan Perekonomian Nasional.

Dia merinci, dari sisi lintas migrasi, PLBN Aruk membuat pergerakan warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia untuk pulang ke Indonesia menjadi semakin lancar. Adapun arus keluar lewat PLBN Aruk tercatat 33,38 ribu orang. Sementara arus masuk lewat PLBN Aruk sebesar 49,85 ribu orang.

Kawasan ini juga dinilai berdampak langsung bagi masyarakat setempat, terutama para pelaku UMKM.  Di kompleks PLBN, terdapat kios-kios dan pasar yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. Bahkan para konsumen UMKM di sini juga berasal dari warga jiran, Sarawak.

Untuk perdagangan luar negeri, PLBN menjadi pintu tambahan yang kian memperlancar ekspor dengan komoditas ekspor utama hasil pertanian, perkebunan, perikanan, manufaktur, dan lain-lain. Kendati dihantam pandemi Covid-19, setidaknya pada tahun 2020 ekspor produk-produk tersebut mencapai 524,01 ton dengan nilai Rp 4,5 miliar. Hubungan dagang ini diprediksi akan kian meningkat mengingat  Sambas merupakan sentra ekspor beras premium. Sementara Sarawak selama ini merupakan penyumbang terbesar ketiga PDB Malaysia.

Tak kalah penting adalah sektor pariwisata. PLBN Aruk kian memudahkan akses pelancong asing untuk menuju tempat wisata di perbatasan yang menarik seperti Air Terjun Riam Merasap, Goa Santok, Riam Banokng, Pasar Wisata, Pantau Teluk Atong Temajuk, Konservasi Penyu Sebubus, Batu Bejulang Temajuk, dan Taman Wisata Mangrove di Sebubus.(ars)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!